GERAP Buka Posko Pengaduan Korban Pungli.

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan, 16 desember 2025 Maraknya praktek tindak pidana pungutan liar diberbagai sektor seperti di Instansi Pemerintah dan Swasta membuat pegiat/ aktivis Gerakan Rakyat Anti Pungli(GERAP) Pekalongan membuka Posko Pengaduan Korban Pungutan Liar disekitar Ruko Foodcourt Kajen Kabupaten Pekalongan.

Para aktivis yang tergabung dalam GERAP diantaranya Andi Dayak, Wilopo, Mustofa Amin , M, Taufiq, Ali Ortega dan masyarakat setempat.

Salah satu penggagas kegiatan ini , Ali Ortega saat ditemui pada Senin ( 15/12) mengatakan bahwa saat ini sedang marak tindakan pidana pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum baik di Pemerintahan maupun perusahaan swasta sehingga merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Dianggap Menyalahi Aturan Joko Purnomo S.H Ajukan Praperadilan

” Benar rencana Posko akan dibuka mulai hari Rabu mendatang di kompleks Ruko Foodcourt Kajen” terang Ali.

Selanjutnya dikatakan bahwa latar belakang pendirian Posko Pengaduan Korban Pungli diantaranya :

1. Maraknya praktek tindak pidana pungli yang merugikan masyarakat dengan biaya tinggi dan mengganggu stabilitas ekonomi.
2. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum yang belum melaksanakan supremasi hukum yang transparan dan berkeadilan.
3. Kejahatan tindak pidana pungli merupakan salah satu bentuk pidana korupsi dan merupakan kejahatan yang luar biasa yang harus diberantas.

Baca Juga :  Seorang Remaja Dilaporkan Tenggelam Disungai Kalikuto, Gringsing Kab Batang

“Kami akan menampung segala pengaduan masyarakat terkait korban tindak pidana pungli yang selanjutnya akan kami kawal sampai proses hukum di Pengadilan'” papar Ali yang juga Ketua LBH Brajamusti Nusantara Pekalongan .
(Santokajen)

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 10 kali dibaca

GERAP Buka Posko Pengaduan Korban Pungli.

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan 16 desember 2025 Maraknya  praktek tindak pidana pungutan liar diberbagai sektor seperti di Instansi Pemerintah dan Swasta membuat pegiat/ aktivis Gerakan Rakyat Anti Pungli(GERAP)  Pekalongan membuka Posko Pengaduan Korban Pungutan Liar disekitar Ruko Foodcourt Kajen Kabupaten Pekalongan. 

  

Para aktivis yang tergabung dalam GERAP diantaranya Andi Dayak, Wilopo, Mustofa Amin , M, Taufiq, Ali Ortega dan masyarakat setempat. 

    

Salah satu penggagas kegiatan ini , Ali Ortega saat ditemui pada Senin ( 15/12)  mengatakan bahwa saat ini sedang marak tindakan pidana pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum baik di Pemerintahan maupun perusahaan swasta sehingga merugikan masyarakat. 

 

” Benar rencana Posko akan dibuka mulai hari Rabu mendatang di kompleks Ruko Foodcourt Kajen” terang Ali. 

   

Selanjutnya dikatakan bahwa latar belakang pendirian Posko Pengaduan Korban Pungli diantaranya :

 

1. Maraknya praktek tindak pidana pungli yang merugikan masyarakat dengan biaya tinggi dan mengganggu stabilitas ekonomi. 

Baca Juga :  Pemdes Tanjungpura Didi Rohadi Laksanakan Dana Desa ,Proyek Betonisasi Tanpa Papan Proyek, Warga Menyuarakan Kecurigaan Diduga Dikorupsi

2. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum yang belum melaksanakan supremasi hukum yang transparan dan berkeadilan. 

3. Kejahatan tindak pidana pungli merupakan salah satu bentuk pidana korupsi dan merupakan kejahatan yang luar  biasa yang harus diberantas. 

 

“Kami akan menampung segala pengaduan masyarakat terkait korban tindak pidana pungli yang selanjutnya akan kami kawal sampai proses hukum di Pengadilan'” papar Ali yang juga Ketua LBH Brajamusti Nusantara Pekalongan .

(Santokajen)

GERAP Buka Posko Pengaduan Korban Pungli.

Pekalongan 16 desember 2025 Maraknya praktek tindak pidana pungutan liar diberbagai sektor seperti di Instansi Pemerintah dan Swasta membuat pegiat/ aktivis Gerakan Rakyat Anti Pungli(GERAP) Pekalongan membuka Posko Pengaduan Korban Pungutan Liar disekitar Ruko Foodcourt Kajen Kabupaten Pekalongan.

Para aktivis yang tergabung dalam GERAP diantaranya Andi Dayak, Wilopo, Mustofa Amin , M, Taufiq, Ali Ortega dan masyarakat setempat.

Salah satu penggagas kegiatan ini , Ali Ortega saat ditemui pada Senin ( 15/12) mengatakan bahwa saat ini sedang marak tindakan pidana pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum baik di Pemerintahan maupun perusahaan swasta sehingga merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Dianggap Menyalahi Aturan Joko Purnomo S.H Ajukan Praperadilan

” Benar rencana Posko akan dibuka mulai hari Rabu mendatang di kompleks Ruko Foodcourt Kajen” terang Ali.

Selanjutnya dikatakan bahwa latar belakang pendirian Posko Pengaduan Korban Pungli diantaranya :

1. Maraknya praktek tindak pidana pungli yang merugikan masyarakat dengan biaya tinggi dan mengganggu stabilitas ekonomi.
2. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum yang belum melaksanakan supremasi hukum yang transparan dan berkeadilan.
3. Kejahatan tindak pidana pungli merupakan salah satu bentuk pidana korupsi dan merupakan kejahatan yang luar biasa yang harus diberantas.

“Kami akan menampung segala pengaduan masyarakat terkait korban tindak pidana pungli yang selanjutnya akan kami kawal sampai proses hukum di Pengadilan'” papar Ali yang juga Ketua LBH Brajamusti Nusantara Pekalongan .
(Santokajen)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin
Respon Cepat Polda Jateng atas Aduan Masyarakat, Cermin Komitmen Polri dalam Menjaga Kepercayaan Publik
Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat
Pelayanan Si Propam Polres Metro Jakarta Pusat Dipertanyakan, Pelapor Keluhkan Ruangan Terkunci saat Jam Kerja
Divonis 20 Bulan Penjara, Mobil Korban Belum Kembali: Kasus Grand Livina Sisakan Tanda Tanya
Datang Bawa Bukti dan Tiga Saksi, Kuasa Hukum Kecewa Laporan Belum Dilayani di Polresta Surakarta
Kuasa Hukum Kecewa, Pertanyakan Efektivitas Pengaduan Propam atas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim Polres Demak
Polda Jateng Gerak Cepat Terbitkan SP Gas Lidik, Usut Dugaan Penghinaan Profesi Advokat dan Premanisme di Kecamatan Bandar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin

Senin, 27 Juli 2026 - 00:21 WIB

Respon Cepat Polda Jateng atas Aduan Masyarakat, Cermin Komitmen Polri dalam Menjaga Kepercayaan Publik

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:24 WIB

Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pelayanan Si Propam Polres Metro Jakarta Pusat Dipertanyakan, Pelapor Keluhkan Ruangan Terkunci saat Jam Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:29 WIB

Divonis 20 Bulan Penjara, Mobil Korban Belum Kembali: Kasus Grand Livina Sisakan Tanda Tanya

Berita Terbaru