Polres Batang Dinilai Profesional Tangani Kasus Dugaan Penipuan CPNS, Proses Hukum Berjalan Sesuai Prosedur

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG – Penanganan kasus dugaan penipuan CPNS dengan nilai kerugian ratusan juta rupiah di wilayah Kabupaten Batang terus berjalan. Dalam perkara tersebut, penyidik Polres Batang dinilai telah bekerja sesuai prosedur dan mengedepankan langkah profesional dalam menangani laporan dari masyarakat.

Sejak awal proses penyelidikan hingga penyidikan, aparat kepolisian disebut telah memberikan ruang kepada kedua belah pihak, baik pelapor maupun terlapor, untuk menempuh penyelesaian secara kekeluargaan sebagai bentuk upaya mediasi dan pendekatan humanis.

Namun karena permasalahan tidak menemukan titik penyelesaian, proses hukum tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Dalam perkara ini, penyidik juga telah melakukan berbagai tahapan pemeriksaan, mulai dari permintaan keterangan saksi-saksi, pengumpulan alat bukti, hingga penetapan tersangka berdasarkan hasil penyidikan.

Baca Juga :  Momen Keakraban Saat Kapolres Aceh Timur Beri Kejutan Ulang Tahun Kepada Bupati Al Farlaky

Tidak hanya itu, permohonan gelar perkara di tingkat Polda Jawa Tengah juga telah dilakukan guna memastikan proses penanganan perkara berjalan objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum acara pidana.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani perkara yang menjadi perhatian masyarakat.

Pihak keluarga pelapor menyampaikan apresiasi terhadap kinerja penyidik Polres Batang yang selama ini tetap membuka komunikasi dengan para pihak dan menjalankan proses hukum secara profesional.

Baca Juga :  Kapolres Pidie Jaya Motivasi Pelajar di SMA Negeri 1 Meureudu, Upacara Serentak Digelar di 27 Sekolah

“Kami melihat penyidik sudah bekerja sesuai prosedur dan memberikan kesempatan kepada kedua pihak untuk menyelesaikan secara baik-baik. Namun karena belum ada titik temu, proses hukum tetap berjalan,” ujar pihak keluarga pelapor.

Kasus ini sendiri menjadi perhatian publik karena nilai kerugian yang cukup besar serta kondisi korban yang saat ini diketahui tengah mengalami sakit stroke.

Masyarakat berharap proses hukum yang berjalan dapat memberikan kepastian hukum, rasa keadilan, serta menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi praktik dugaan penipuan berkedok penerimaan CPNS di kemudian hari.

 

 

Red. Radi

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penipuan CPNS Ratusan Juta, Terduga Berinisial J Masih Bebas, Korban Minta Penahanan
PERKARA SEJAK 2021, TERSANGKA SUDAH DITETAPKAN — KUASA HUKUM: JANGAN ADA PENUNDAAN, HUKUM HARUS DITEGAKKAN
Vonis 1 Tahun di Kasus Muslimin Disorot: Oknum Penyidik ARS dari Polres Pekalongan Kerap Hadir di Pengadilan, Publik Pertanyakan Urgensinya”
“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”
Kasus Karyawan Jadi Tersangka Penipuan: Polsek Banyumanik Dituduh Tak Paham Konteks Hukum
Alasan Tak Masuk Akal! Unit 3 Satreskrim Polres Pemalang Klaim Tak Tahu Alamat Kuasa Hukum Saat Terbitkan SP3”
Mau Ngadu ke Propam, Tangan Malah Ditarik!” — Oknum Kanit Reskrim Polsek Simo Diduga Halangi Laporan di Polres Boyolali
Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:32 WIB

Polres Batang Dinilai Profesional Tangani Kasus Dugaan Penipuan CPNS, Proses Hukum Berjalan Sesuai Prosedur

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:15 WIB

Kasus Dugaan Penipuan CPNS Ratusan Juta, Terduga Berinisial J Masih Bebas, Korban Minta Penahanan

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:05 WIB

PERKARA SEJAK 2021, TERSANGKA SUDAH DITETAPKAN — KUASA HUKUM: JANGAN ADA PENUNDAAN, HUKUM HARUS DITEGAKKAN

Senin, 20 April 2026 - 23:29 WIB

Vonis 1 Tahun di Kasus Muslimin Disorot: Oknum Penyidik ARS dari Polres Pekalongan Kerap Hadir di Pengadilan, Publik Pertanyakan Urgensinya”

Sabtu, 18 April 2026 - 16:50 WIB

“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”

Berita Terbaru