“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan — Penanganan perkara yang melibatkan terdakwa Muslimin bin Suheri kembali menjadi sorotan. Kuasa hukum dari Kantor Hukum Kalimasada secara tegas mempertanyakan konsistensi jaksa dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan dalam menyusun tuntutan.

Dalam dokumen tuntutan dengan Nomor Register Perkara: PDM-08/KJN/Eoh.2/02/2026, jaksa menyebut terdakwa sebagai pihak yang “kurang kooperatif” selama proses hukum berlangsung. Namun, penilaian tersebut dinilai janggal dan kontradiktif.

Pasalnya, di sisi lain jaksa penuntut umum justru pernah meminta foto barang bukti berupa sepeda motor melalui kuasa hukum terdakwa saat proses pelimpahan perkara. Fakta ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana mungkin terdakwa dianggap tidak kooperatif, sementara di waktu yang sama masih dilibatkan dalam pemenuhan kebutuhan pembuktian.

Baca Juga :  Kapolresta Barelang Ungkap Pelaku Kasus Pembunuhan di Sekupang

Kuasa hukum pun angkat bicara dengan nada tegas.

“Ini hukum atau bisnis?” ujarnya, menyoroti adanya dugaan inkonsistensi dalam konstruksi tuntutan yang disusun oleh jaksa.

Sorotan tidak berhenti di situ. Dalam jalannya persidangan, jaksa yang menangani perkara disebut tidak selalu hadir secara langsung. Bahkan dalam beberapa agenda penting, termasuk pemeriksaan saksi, peran tersebut justru diambil alih oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum). Kehadiran jaksa utama disebut hanya terjadi saat pembacaan tuntutan.

Kondisi ini dinilai tidak lazim dan memunculkan pertanyaan serius terkait profesionalitas serta tanggung jawab jaksa dalam mengikuti seluruh proses persidangan secara utuh.

Di sisi lain, terdakwa juga disebut telah menunjukkan itikad baik dengan melakukan pengembalian barang serta menyampaikan permohonan maaf secara berulang. Namun, hal tersebut dinilai tidak menjadi pertimbangan signifikan dalam tuntutan yang diajukan.

Baca Juga :  BC Musnahkan BMN Hasil Penindakan, Kapolda Aceh Ikut Hadiri

Rangkaian kejanggalan ini memicu dorongan dari pihak kuasa hukum untuk membawa persoalan tersebut ke ranah pengawasan etik. Dugaan inkonsistensi, pola kehadiran dalam persidangan, hingga tata kelola barang bukti kini menjadi perhatian utama.

Perkara ini pun mulai menyita perhatian publik. Masyarakat menilai penting adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat penegak hukum, khususnya di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, guna memastikan proses hukum berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan.

 

Red -reks

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan
Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas
Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026
Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar
Kapolres Aceh Timur Pimpin Strong Point, Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Kebakaran Lahan di Lalulalang, Warga dan Polisi Lakukan Penanganan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar

Berita Terbaru