Kapolres Pidie Jaya Motivasi Pelajar di SMA Negeri 1 Meureudu, Upacara Serentak Digelar di 27 Sekolah

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//PIDIE JAYA – Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (15/9/2025) pagi. Upacara yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut diikuti para dewan guru, siswa-siswi, personel Polres serta Polsek Meureudu.

Dalam amanatnya, Kapolres membacakan pesan Kapolda Aceh dengan motto “Aceh Metuah” yang berisi motivasi agar para pelajar semakin bersemangat dalam belajar, disiplin, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Jangan pernah menyerah untuk meraih cita-cita, sekecil apa pun langkah yang kalian ambil hari ini akan menentukan kehidupan di masa depan,” pesan Kapolres di hadapan peserta upacara.

Baca Juga :  Dugaan Bon Pinjam: Jurus Licik Perampas Aset, Polres Batang Jangan Jadi Alat Mainan!

Selain itu, ia menekankan pentingnya menghormati guru dan orang tua, menjauhi narkoba, bijak menggunakan media sosial, serta selalu tertib berlalu lintas. Para siswa juga diingatkan untuk menjaga persatuan, menumbuhkan cinta tanah air, serta menjauhi sikap yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Gunakan waktu untuk hal positif seperti belajar, berolahraga, dan mengembangkan bakat. Jadilah pelopor anti narkoba serta gunakan media sosial dengan bijak. Jejak digital akan selalu memengaruhi masa depan,” tegasnya.

Tidak hanya di SMA Negeri 1 Meureudu, upacara bendera serentak juga dilaksanakan di 27 sekolah tingkat SMA dan MAN di wilayah hukum Polres Pidie Jaya. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres, para Kabag, Kasat, serta perwakilan perwira Polres Pidie Jaya yang bertindak sebagai pembina upacara di sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Vonis 1 Tahun di Kasus Muslimin Disorot: Oknum Penyidik ARS dari Polres Pekalongan Kerap Hadir di Pengadilan, Publik Pertanyakan Urgensinya”

Di akhir kegiatan, menariknya Kapolres membuka sesi tanya jawab di akhir upacara bersama siswa sekaligus memberikan hadiah kepada pelajar yang berhasil menjawab pertanyaan.

Suasana pun menjadi cair dan penuh semangat, para pelajar maupun dewan guru dalam menjawab pertanyaan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan dunia pendidikan serta bentuk dukungan terhadap generasi muda Aceh agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, cerdas, dan bertanggung jawab.

Berita Terkait

Polres Batang Dinilai Profesional Tangani Kasus Dugaan Penipuan CPNS, Proses Hukum Berjalan Sesuai Prosedur
Kasus Dugaan Penipuan CPNS Ratusan Juta, Terduga Berinisial J Masih Bebas, Korban Minta Penahanan
PERKARA SEJAK 2021, TERSANGKA SUDAH DITETAPKAN — KUASA HUKUM: JANGAN ADA PENUNDAAN, HUKUM HARUS DITEGAKKAN
Vonis 1 Tahun di Kasus Muslimin Disorot: Oknum Penyidik ARS dari Polres Pekalongan Kerap Hadir di Pengadilan, Publik Pertanyakan Urgensinya”
“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”
Kasus Karyawan Jadi Tersangka Penipuan: Polsek Banyumanik Dituduh Tak Paham Konteks Hukum
Alasan Tak Masuk Akal! Unit 3 Satreskrim Polres Pemalang Klaim Tak Tahu Alamat Kuasa Hukum Saat Terbitkan SP3”
Mau Ngadu ke Propam, Tangan Malah Ditarik!” — Oknum Kanit Reskrim Polsek Simo Diduga Halangi Laporan di Polres Boyolali
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:32 WIB

Polres Batang Dinilai Profesional Tangani Kasus Dugaan Penipuan CPNS, Proses Hukum Berjalan Sesuai Prosedur

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:15 WIB

Kasus Dugaan Penipuan CPNS Ratusan Juta, Terduga Berinisial J Masih Bebas, Korban Minta Penahanan

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:05 WIB

PERKARA SEJAK 2021, TERSANGKA SUDAH DITETAPKAN — KUASA HUKUM: JANGAN ADA PENUNDAAN, HUKUM HARUS DITEGAKKAN

Senin, 20 April 2026 - 23:29 WIB

Vonis 1 Tahun di Kasus Muslimin Disorot: Oknum Penyidik ARS dari Polres Pekalongan Kerap Hadir di Pengadilan, Publik Pertanyakan Urgensinya”

Sabtu, 18 April 2026 - 16:50 WIB

“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”

Berita Terbaru