Kanit Reskrim Polsek Bandar Diduga Langgar Aturan, Abaikan Kuasa Hukum dalam Permintaan Kejelasan Kasus

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BATANG – suaramasyarakat.com//
Kasus dugaan penganiayaan terhadap Diana kini berbuntut panjang. Kuasa hukum korban dari JBU Law Office dan Kharisma Law Office mengaku diabaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Bandar saat meminta kejelasan perkembangan penanganan perkara.
Permintaan informasi resmi terkait proses hukum tidak kunjung ditanggapi. Padahal, kewajiban penyidik untuk memberikan informasi kepada pelapor maupun kuasa hukumnya telah diatur jelas dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 6 Tahun 2019 Pasal 11 ayat (1) tentang Penyidikan Tindak Pidana, yang menegaskan: “Penyidik wajib memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) secara berkala kepada pihak pelapor atau kuasanya.”

Baca Juga :  Bawa Sertifikat SNI, Kuasa Hukum Siap Ungkap Fakta di Balik Pernyataan Polres Tapin soal Selang LPG

Tindakan mengabaikan permintaan kuasa hukum juga dinilai bertentangan dengan:
Pasal 17 ayat (1) huruf a Perkap No. 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Tugas Kepolisian, yang mewajibkan aparat menghormati hak masyarakat atas keadilan dan informasi.
Pasal 4 huruf f Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat, yang menyebutkan advokat berhak memperoleh informasi, data, dan dokumen lain guna kepentingan pembelaan perkara.

Kuasa hukum menilai sikap Kanit Reskrim Polsek Bandar bukan hanya bentuk pengabaian, tetapi juga dugaan pelanggaran kode etik dan maladministrasi. Mereka menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Propam untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran tersebut.

Baca Juga :  Diduga Tak Kantongi Izin Resmi, Tambang Galian C di Jatirejo Kendal Tetap Beroperasi

 

“Kami meminta kejelasan proses hukum untuk klien kami sesuai aturan yang berlaku. Namun, justru diabaikan. Ini preseden buruk dalam penegakan hukum dan jelas merugikan hak korban,” tegas kuasa hukum Diana.
Publik pun mulai menyoroti kinerja Polsek Bandar yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

Red – sibay

Berita Terkait

Tri Septa BA, SH Sikapi Pernyataan Wakapolres dan Wabup Buol Terkait Dugaan PETI di Paleleh Barat
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal Produk Regulator SNI
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
Bawa Sertifikat SNI, Kuasa Hukum Siap Ungkap Fakta di Balik Pernyataan Polres Tapin soal Selang LPG
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat
FPRM Minta Pembunuh PMI Warga Aceh di Sepang, Selangor, Malaysia Dihukum Berat
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Tri Septa BA, SH Sikapi Pernyataan Wakapolres dan Wabup Buol Terkait Dugaan PETI di Paleleh Barat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal Produk Regulator SNI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Bawa Sertifikat SNI, Kuasa Hukum Siap Ungkap Fakta di Balik Pernyataan Polres Tapin soal Selang LPG

Berita Terbaru