Usai Klarifikasi, Dugaan Kejanggalan Pencairan Dana Laundry RSUD Limpung Belum Terjawab

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang/Pekalongan, suaramasyarakat.com// — Upaya klarifikasi telah dilakukan terkait dugaan kejanggalan pencairan dana kerja sama jasa laundry di RSUD Limpung, Kabupaten Batang. Namun demikian, perbedaan pengakuan antara pihak internal rumah sakit dan pengusaha mitra masih menyisakan tanda tanya publik.

Salah satu karyawan RSUD Limpung yang telah dikonfirmasi awak media menyatakan bahwa secara prosedur pencairan dana tidak dapat dilakukan tanpa tanda tangan pemilik CV selaku mitra kerja sama.

“Pencairan tidak mungkin dilakukan kalau tidak ada tanda tangan dari pemilik CV,” ujar karyawan RSUD Limpung saat proses klarifikasi.

Meski demikian, Eko (31), pemilik CV As Salam, pengusaha laundry asal Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, tetap pada keterangannya bahwa ia menemukan adanya pencairan dana yang dilakukan tanpa tanda tangannya.

Baca Juga :  DPW SKKP Jawa Tengah Gelar Rapat Perdana,Siap Wujudkan Dapur Sehat untuk Generasi Emas 2045

“Saya sudah klarifikasi, dan saya pastikan ada pencairan yang tidak saya tandatangani. Itu yang saya persoalkan,” tegas Eko.

Perbedaan keterangan tersebut memperkuat urgensi pemeriksaan administrasi dan audit internal, guna memastikan keabsahan dokumen pencairan dana dan menjawab keraguan publik.

 

Publik menilai, klarifikasi semata belum cukup tanpa adanya pembuktian dokumen dan jejak administrasi, terutama karena mekanisme pencairan keuangan di rumah sakit pemerintah seharusnya dilakukan secara tertib dan berlapis.

Eko menyatakan akan menempuh jalur hukum apabila tidak ditemukan kejelasan atas perbedaan pengakuan tersebut.

Baca Juga :  Pemilik Sertifikat Yang Sah Diperiksa Oleh Tim Unit 2 Polresta Pati Atas Aduan Dugaan Pemalsuan Data, Ada Apa…???

“Kalau memang tidak bisa cair tanpa tanda tangan saya, maka harus dibuka siapa yang menandatangani dan dokumen apa yang digunakan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen RSUD Limpung belum menyampaikan klarifikasi tertulis secara resmi, meskipun proses konfirmasi telah dilakukan oleh awak media.

Sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan dan profesionalisme jurnalistik, suaramasyarakat.com, penerbit PT. Sibay Group Komunika, membuka ruang hak jawab dan klarifikasi lanjutan kepada seluruh pihak terkait sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Red – Bayu anggara

 

Berita Terkait

Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin
Respon Cepat Polda Jateng atas Aduan Masyarakat, Cermin Komitmen Polri dalam Menjaga Kepercayaan Publik
Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat
Pelayanan Si Propam Polres Metro Jakarta Pusat Dipertanyakan, Pelapor Keluhkan Ruangan Terkunci saat Jam Kerja
Divonis 20 Bulan Penjara, Mobil Korban Belum Kembali: Kasus Grand Livina Sisakan Tanda Tanya
Datang Bawa Bukti dan Tiga Saksi, Kuasa Hukum Kecewa Laporan Belum Dilayani di Polresta Surakarta
Kuasa Hukum Kecewa, Pertanyakan Efektivitas Pengaduan Propam atas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim Polres Demak
Polda Jateng Gerak Cepat Terbitkan SP Gas Lidik, Usut Dugaan Penghinaan Profesi Advokat dan Premanisme di Kecamatan Bandar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin

Senin, 27 Juli 2026 - 00:21 WIB

Respon Cepat Polda Jateng atas Aduan Masyarakat, Cermin Komitmen Polri dalam Menjaga Kepercayaan Publik

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:24 WIB

Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pelayanan Si Propam Polres Metro Jakarta Pusat Dipertanyakan, Pelapor Keluhkan Ruangan Terkunci saat Jam Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:29 WIB

Divonis 20 Bulan Penjara, Mobil Korban Belum Kembali: Kasus Grand Livina Sisakan Tanda Tanya

Berita Terbaru