Tomas Pe’onea: Terima kasih Bupati Morut sudah bangun jalan masuk ke desa kami

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMASYARAKAT.COM//Pe’onea, – Di tengah maraknya pemotongan dana transfer pusat ke daerah-daerah, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara masih berkomitmen membangun jalan masuk dari poros trans sulawesi ke dalam Desa Pe’onea menggunakan dana APBD 2025.

 

Jurnalis MCDD yang melintas di jalur tersebut Kamis siang menyaksikan alat-alat berat milik kontraktor PT. Timur Putra Celebes berupa stonewals, excavator dan truk-truk besar pengangkut material sedang giat melakukan penimbunan material dasar dan pembuatan saluran air di linggir jalan.

Baca Juga :  Agus Flores: PW FRN All Out Dukung Kapolri, Lawan Oknum Perusak Citra Polri dan Wartawan Gadungan

 

Kepala Dinas PUPR Morut Destuber Mato’ori, ST, MT menyebutkan, panjang jalan yang akan dikerjakan mencapai 2,42 kilometer dan akan menghabiskan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum sebanyak Rp5 liar.

 

“Insya Allah sebelum Natal dan Tahun baru, proyek tersebut sudah berfungsi dengan konstruksi akhir aspal beton (AC-WC),” ujar Des, panggilan akrab Kadis PUPR yang baru saja meninjau langsung pekerjaan proyek itu.

Baca Juga :  Brimob Polda Kaltara Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Tarakan

 

Hendra Ondey, seorang warga desa Pe’onea menyampaikan terima kasih kepada Bupati Morut yang telah merealisasikan pengaspalan jalan tersebut yang sudah lama dinanti-nantikan warga.

 

“Jalan ini akan memperlancar transportasi masyarakat yang selama ini sangat terganggu di musim hujan, dan pastinya akan meningkatkan kesejahteraan warga yang sebagian besar adalah petani sawit, kakao, durian dan berbagai jenis padi, palawija dan hortikultura,” ujar Hendra yang juga seorang pendeta tersebut.

(RoMa/Ryo)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru