Teknisi Pabrik Kayu Ditemukan Meninggal DI Gudang 

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//BATANG – Pintu gerbang berwarna biru setinggi lebih dari 2 meter, dijaga ketat 2 pegawainya berperawakan tegap pada Senin (22/09) petang. Sesekali, pintu gerbang dari pabrik Rimba Profil yang berada di jalan raya Tulis atau diseberang utara SPBU Beji ini akhirnya dibuka dan keluarlah beberapa mobil polisi.

Ternyata, di lokasi tersebut baru dilakukan olah tempat kejadian perkara atau olah TKP, atas meninggalnya seorang pria bernama Yanto Hudiyono, 55 tahun warga Sambong Kebon RT 2 RW 2 Kabupaten Batang, yang merupakan pekerja teknisi di pabrik kayu tersebut.

Baca Juga :  Dua Anggota Polda Maluku Harumkan Nama Indonesia

Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana melalui Kapolsek Tulis, AKP Ridwan dilokasi menjelaskan, pihaknya baru saja mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan dalam posisi menggantung didalam gudang.

Awalnya, kata Ridwan, salah satu pekerja hendak memeriksa seluruh ruangan pabrik, setelah jam pulang kerja, sekira pukul 16.00 WIB. Namun saat memeriksa gudang, ditemukan korban menggantung dengan seutas tali karet vanbel, dan kemudian melaporkan ke pihaknya.

Baca Juga :  Uang Dikembalikan Setelah Dugaan Pungli Terbongkar, Ada Apa di Rutan Kelas II B Kebumen? Publik Desak Sidak dan Pengusutan Tuntas

Guna pemeriksaan lebih lanjut, jenazah korban akhirnya dievakuasi oleh petugas ke kamar jenazah RSUD Kalisari Batang. Belum diketahui penyebab pasti kematian korban, apakah murni bunuh diri atau ada penyebab lain, karena saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh petugas.

Sementara, Mahendra (22 tahun) yang merupakan anak kedua dari korban mengaku baru mendapat informasi pada petang atau 2 jam setelah kematian ayahnya. Keluarga bahkan sempat menanyakan ke beberapa rekan ayahnya, karena hingga petang, belum juga pulang.

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru