Polsek Pemulutan dan Kelompok Tani Desa Pemulutan Ilir Panen Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Pemulutan,-suaramasyarakat.com.//27 Juli 2025 — Wujud sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan oleh Polsek Pemulutan, Polres Ogan Ilir. Pada Minggu pagi, 27 Juli 2025, bertempat di Dusun 5 Desa Pemulutan Ilir, Kecamatan Pemulutan, telah dilaksanakan kegiatan panen jagung hasil program ketahanan pangan di atas lahan seluas ± 0,5 hektar.

 

Panen ini merupakan hasil kolaborasi antara Polsek Pemulutan, Pemerintah Desa, BUMDes, dan kelompok tani Desa Pemulutan Ilir. Dari hasil panen tersebut, diperkirakan diperoleh ± 2 ton jagung pipil. Kegiatan panen berlangsung aman dan lancar hingga pukul 11.30 WIB.

Baca Juga :  Kasus Dana Poktan MK Tanam Ubi Kayu Bank Aceh Syari'ah Rp 1 M Tahun 2019, Apa Cerita?

 

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

 

Kasi PMD Kecamatan Pemulutan, Bapak Hasbullah

 

Kepala Desa Pemulutan Ilir, Bapak Amrullah

 

Ketua BUMDes, Ipan Sutrisno

 

Bhabinkamtibmas Desa Pemulutan Ilir, Aipda Adi Dermawan

 

Kelompok Tani Desa Pemulutan Ilir

 

 

Kapolsek Pemulutan, IPTU Nugrah Angga Oktari, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. “Kami dari Polsek Pemulutan siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan desa untuk menjaga ketahanan pangan, terutama di wilayah pedesaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Satpolairud Polres Bangkep Temukan Puluhan Botol dan Jergen Diduga Bom Ikan Rakitan

 

Tidak ditemukan kendala selama proses panen berlangsung, dan kegiatan ini menjadi contoh nyata kontribusi langsung masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

 

*HUMAS RES OI*

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru