Polres Aceh Timur Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pekerja Jasa Pengiriman Barang

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM.///Aceh Timur — Guna melengkapi berkas penyidikan kasus pembunuhan terhadap Bustamam (26), warga Desa Bantayan Barat, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, yang terjadi pada Rabu (03/09/2025) malam, Satreskrim Polres Aceh Timur Polda Aceh pada Senin (13/10/2025) pagi melaksanakan rekonstruksi di lokasi kejadian, tepatnya di Dusun Dulhok, Desa Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

 

Rekonstruksi tersebut menghadirkan tersangka berinisial RA (26), warga Dusun Bengkel, Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Sebanyak 20 adegan diperagakan untuk menggambarkan kronologi peristiwa pembunuhan tersebut.

 

Dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa pada malam kejadian, sekitar pukul 21.30 WIB, tersangka menghubungi korban melalui telepon dan meminta bantuan untuk mendorong sepeda motor miliknya yang dikatakan mogok. Namun, permintaan tersebut ternyata hanya modus tersangka. Sejak sore hari, tersangka sudah memikirkan uang COD sebesar Rp2.811.000 yang telah ia habiskan untuk judi online.

 

Setelah gagal mencari pinjaman uang, tersangka kemudian timbul niat untuk merampas uang COD milik korban. Ia mengambil sebilah pisau dapur dari rumah, menyimpannya di bawah jok sepeda motor Honda Sonic BL 4592 DAS, dan menunggu kedatangan korban.

Baca Juga :  Polres Sigi Tetapkan Pria di Desa Karunia sebagai Tersangka Kasus Sabu, 16 Paket Diamankan

 

Pada adegan ke-8, korban terlihat bersedia membantu mendorong sepeda motor tersangka hingga ke lokasi kejadian. Saat korban berhenti sambil memegang telepon genggam, tersangka mengambil pisau dari bawah jok dan menusuk punggung korban. Korban sempat melawan, namun tersangka yang panik kemudian menusuk leher korban berulang kali hingga korban meninggal dunia.

 

Dalam adegan selanjutnya, tersangka memperagakan bagaimana ia mengambil tas sandang milik korban yang berisi uang Rp6.646.000, kemudian meninggalkan lokasi kejadian. Sesampainya di rumah, tersangka mengganti pakaian dan memasukkan pisau, pakaian, serta tas sandang korban ke dalam karung goni, lalu membuangnya ke sungai di jembatan Peureulak.

 

Diketahui, uang hasil rampasan tersebut digunakan tersangka untuk menyetor Rp3.000.000 ke salah satu agen BSI di Peureulak guna mengganti setoran COD yang telah dipakai berjudi, sementara sisa uang Rp3.646.000 dikuasai sendiri oleh tersangka.

Baca Juga :  Curanmor di Pekalongan Terungkap Lewat CCTV, Pelaku Kakek 72 Tahun dan Rekannya Ditangkap

 

Keesokan harinya, pada Kamis (04/09/2025) pagi, tersangka berhasil diamankan oleh anggota Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur di tempat kerjanya, Desa Sineubok Rambong, Kecamatan Idi Rayeuk.

 

Usai kegiatan rekonstruksi, Plt. Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Ipda Maulizar Rahmadi, S.H., menjelaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan rekontruksi adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai terjadinya tindak pidana serta untuk menguji kebenaran keterangan tersangka maupun saksi.

 

> “Dari hasil rekontruksi diketahui bahwa tersangka sudah berniat menghabisi nyawa korban. Hal ini terlihat dari fakta bahwa tersangka telah membekali diri dengan sebilah pisau sebelum bertemu korban,” ujar Ipda Maulizar Rahmadi.

 

 

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 jo Pasal 365 Ayat (3) KUHP, dengan ancaman pidana minimal 15 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

 

 

 

Sumber Berita: SIARAN PERS HUMAS POLRES ACEH TIMUR Senin, 13 Oktober 2025

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru