Kasus Sabu, Anak Anggota Dewan Divonis 8 Bulan, Tukang Pangkas 2 Tahun

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah, Aceh – SuaraMastarakat.com // Ansari hanya seorang tukang pangkas terjerat kasus narkoba. Warga Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah itu divonis bersalah. Putusannya sudah inkracht: 2 (dua) tahun penjara.

“Beliau hanya tukang pangkas, sedangkan istrinya seorang petani. Ia berdomisili di sini, aslinya dari Aceh Tengah,” kata Reje (Kepala) Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Riskanadi.

Vonis terhadap Ansari dibacakan oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Simpang Tiga Redelong, Selasa, 21 Oktober 2025 kemarin. Dia terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu untuk diri sendiri.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama dua tahun penjara, dikurangi masa tahanan,” kata Hakim PN Simpang Tiga Redelong dalam nomor perkara 51/Pid.Sus/2025/PN Str.

Tiga paket plastik transparan berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 0,3 gram, beserta satu buah alat isap bong dan satu lembar kertas timah warna silver menjadi barang bukti dalam kasus yang menjerat Ansari.

Baca Juga :  Diduga Ada Permainan Perkara! Suara Masyarakat Bersama Law Firm Soroti Pergantian Nama Pelapor di Satreskrim Polres Serang

Vonis dibacakan hakim tersebut jauh lebih ringan jika dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah.

Dari penelusuran awak media pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Simpang Tiga Redelong, JPU menuntut terdakwa Ansari dengan pidana selama empat tahun penjara dikurangi masa tahanan dan denda satu miliar rupiah, subsidair tiga bulan.

Ansari ditangkap pada 29 Juni 2025 sekitar pukul 20.00 WIB oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bener Meriah di rumahnya, di Kampung Negeri Antara.

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti paket sabu disimpan dalam lemari. Berdasarkan pengakuan terdakwa, barang tersebut dibeli dari seseorang dengan harga Rp 300 ribu.

Beda Ansari, lain pula vonis diterima Fernando Safa, anak dari salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Salwani.

Baca Juga :  Dugaan Pengeroyokan Anak di Wonopringgo, Keluarga Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku dan Pengedar Obat Terlarang

Vonis terhadap Fernando juga dibacakan oleh Hakim PN Simpang Tiga Redelong pada hari yang sama, Selasa, 21 Oktober 2025. Namun,

Fernando hanya dijatuhi hukuman delapan bulan penjara meski terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan penyalahgunaan narkotika jenis sabu golongan satu.

Vonis Fernando tersebut juga lebih ringan dari tuntutan JPU, yang menuntut terdakwa satu tahun penjara. Bahkan, vonis itu jauh lebih ringan jika dibandingkan diterima Ansari dalam kasus serupa.

Padahal jika merujuk amar putusan perkara nomor 55/Pid.Sus/2025/PN Str, diketahui barang bukti menjerat Fernando mencapai berat 0,11 gram. Narkotika jenis sabu itu dibungkus plasik putih transparan di dalamnya berisikan dua paket sabu, masing–masing dengan berat 0,84 gram dan 0,15 gram.*

SiGe
Sumber : AJNN.net

Berita Terkait

Samsul Bahri Didampingi Ketua APPI Acut Resmi Laporkan Dugaan Perampasan Kunci Sepmor ke Polsek Tanah Luas
Perangkat Desa Karangnganom Minta Pendampingan Hukum, Adukan Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Rp70 Juta
Penembakan Saat Demo di Konawe Disorot, Media Pertanyakan Penyelesaian Hukumnya
Maraknya Peredaran Rokok Merk RAVE Diduga Tanpa Pita Cukai, BC dan APH Didesak Tangkap Terduga Pengedar AYG
Selamatkan Belasan Juta Jiwa, Sinergi BNN, DJBC, dan Polda Kepri Berhasil Gagalkan Penyeludupan 2,6 Ton Methamphetamine Cair
Pabrik Produksi Belum Dipanggil, Kuasa Hukum Pertanyakan Klaim Produk Tidak SNI di Polres Tapin
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal Produk Regulator SNI
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Samsul Bahri Didampingi Ketua APPI Acut Resmi Laporkan Dugaan Perampasan Kunci Sepmor ke Polsek Tanah Luas

Rabu, 30 September 2026 - 14:04 WIB

Perangkat Desa Karangnganom Minta Pendampingan Hukum, Adukan Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Rp70 Juta

Minggu, 27 September 2026 - 14:09 WIB

Penembakan Saat Demo di Konawe Disorot, Media Pertanyakan Penyelesaian Hukumnya

Jumat, 25 September 2026 - 03:01 WIB

Maraknya Peredaran Rokok Merk RAVE Diduga Tanpa Pita Cukai, BC dan APH Didesak Tangkap Terduga Pengedar AYG

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Selamatkan Belasan Juta Jiwa, Sinergi BNN, DJBC, dan Polda Kepri Berhasil Gagalkan Penyeludupan 2,6 Ton Methamphetamine Cair

Berita Terbaru