Kapolda Sulteng Hadiri Coffee Morning Bersama Forkopimda, Bahas Pembangunan Berkelanjutan di Palu

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H morning bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palu, Kamis 13/11/2025 pagi, di Foodcourt New Vatulemo, Jalan Balai Kota, Palu Selatan, Kota Palu.

 

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna itu turut dihadiri oleh Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H., Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid, S.E., Dandim 1306/Kota Palu, Ketua DPRD Kota Palu, Ketua Pengadilan Negeri Palu, dan Kepala Kejaksaan Negeri Palu.

Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan daerah membahas berbagai isu penting, terutama terkait infrastruktur dan perlindungan risiko bencana di wilayah Kota Palu.

 

Beberapa poin strategis yang menjadi sorotan meliputi stabilisasi kawasan pesisir, penguatan struktur pantai dan jembatan, serta langkah konkret dalam penanganan tanah longsor dan sedimentasi.

Baca Juga :  Kapolres Sigi Hadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Bupati Sigi Cup I 2025: Dorong Semangat Sportivitas dan Sinergi Antarlembaga

 

Selain itu, dibahas pula analisis kejadian tsunami dan gempa yang pernah melanda Palu, termasuk penjelasan tentang pola tsunami yang berbeda dari model umum serta pentingnya sistem peringatan dini.

 

Pengalaman dari bencana tsunami tahun 2004 dan 2018 kembali menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya mitigasi, penataan kawasan, serta kesiapan masyarakat menghadapi potensi bencana.

 

Dari hasil pembahasan, ditemukan bahwa kondisi tanah di wilayah pesisir di Kota Palu tergolong rapuh sehingga rentan terhadap gempa dan longsor.

 

Kurangnya pengerukan sungai serta pengelolaan pasir yang belum optimal juga menjadi perhatian karena dapat memicu banjir dan memperparah sedimentasi.

 

Sebagai tindak lanjut, Forkopimda Kota Palu menyepakati sejumlah rencana strategis, di antaranya penguatan kawasan pantai dengan struktur beton dan pengikatan tanah untuk mencegah longsoran, kampanye kesiapsiagaan bencana guna meningkatkan kesadaran masyarakat, monitoring dan mitigasi risiko gempa serta tsunami untuk meminimalkan korban dan kerusakan.

Baca Juga :  Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum

 

Kemudian, pemerataan pembangunan infrastruktur guna mengurangi kesenjangan antarwilayah dan peningkatan kapabilitas adaptasi terhadap perubahan iklim untuk menjaga ketahanan lingkungan.

 

Sementara itu, Kapolda Sulteng menilai kegiatan coffee morning semacam ini sangat positif karena menjadi wadah untuk menyatukan langkah antar instansi dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan pembangunan daerah.

 

“Sinergi lintas lembaga dan partisipasi masyarakat merupakan kunci dalam mewujudkan Kota Palu yang aman, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar Kapolda.

 

“Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Forkopimda Kota Palu, optimistis dapat membangun masa depan yang lebih aman, maju, serta harmonis bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru