Satgas Madago Raya Puji Semangat Pelajar Warnai Lomba Pidato dan PBB Bertema Cinta NKRI di Parimo

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Parimo – Suasana halaman Mako Polres Parigi Moutong tampak lebih hidup dari biasanya pada Rabu (5/11/2025). Ratusan pelajar berkumpul untuk mengikuti penutupan dua ajang kompetisi yang digelar Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya, yaitu Lomba Pidato tingkat SMP dan Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat SMA. Kegiatan ini dikemas dalam tema Gema Pelajar Cinta NKRI.

 

Acara penutupan berlangsung sejak pagi dan dihadiri peserta lomba bersama para guru pendamping. Para pelajar tampak antusias karena kompetisi ini bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan.

 

Lomba pidato yang diperuntukkan bagi pelajar SMP diikuti 35 sekolah dengan jumlah peserta mencapai 50 orang. Mereka membawakan pidato bertema nasionalisme yang dinilai oleh tim juri dari Satgas II Preemtif. MILA dari SMPN Satu Atap Negeri 2 Sausu keluar sebagai juara pertama dengan nilai tertinggi 93.

 

Posisi kedua diraih ASYIFA dari SMPN 6 Bolano Lambunu dengan nilai 89, disusul MOH. KHAIRUL FAHMI dari SMP-IT Ittihaadul Ummah Parigi Barat yang meraih nilai 85 sebagai juara ketiga. Seluruh peserta dipuji karena mampu tampil percaya diri dan menyampaikan pesan kebangsaan dengan cara yang menarik.

Baca Juga :  Hoegeng Awards 2025 Jadi Inspirasi, Orang Tua Siswa Puji Kepemimpinan Ka SPN Kombes Seminar Sebayang

 

Pada kategori lomba PBB tingkat SMA, ada 16 sekolah yang berpartisipasi dan menghadirkan total 160 siswa. Para peserta menampilkan formasi baris berbaris yang rapi dan kompak. SMAN 1 Torue sukses mengungguli tim lain dengan total nilai 591 dan dinyatakan sebagai juara pertama.

 

SMAN 1 Balinggi berada di peringkat kedua dengan nilai 543, sedangkan MAN 1 Parigi menempati posisi ketiga dengan nilai 531. Kerapian, ketepatan komando, dan kekompakan menjadi faktor penentu kemenangan dalam kategori ini.

 

Acara tersebut dihadiri Kapolres Parimo yang diwakili Kabag Ops Kompol H. Burhanuddin, Kasat Binmas AKP Zulkufran, perwakilan Danramil Parigi, hingga para kepala sekolah dan dewan guru. Kehadiran mereka disebut menjadi bentuk dukungan bagi generasi muda.

Baca Juga :  PASTIKAN PENYEBAB KEMATIAN DUA BALITA, POLISI GELAR OUTOPSI

 

Dalam sambutannya, Kompol H. Burhanuddin menyampaikan apresiasi atas semangat pelajar mengikuti kompetisi ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan bertema cinta NKRI ini menjadi bagian penting dari pembinaan karakter, sekaligus upaya memperkuat nilai kebangsaan di kalangan pelajar Parigi Moutong.

 

Kompol Burhanuddin juga mengapresiasi peran para guru serta orang tua yang terus mendorong pelajar untuk terlibat dalam kegiatan positif. Para finalis kompetisi ini akan berlanjut mengikuti grandfinal di Poskotis Tokorondo Poso, pada 26 November 2025 mendatang.

 

“Kami berharap kompetisi seperti ini dapat berlanjut setiap tahun sebagai bagian dari kerja sama Polri dengan sekolah dalam memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan pelajar,” ungkapnya.

 

Kegiatan ditutup dengan penyerahan piala kepada para pemenang, yang disambut antusias peserta. Satgas II Preemtif Ops Madago Raya menegaskan akan terus menggencarkan program pembinaan pelajar guna menjaga situasi kamtibmas dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme di Parigi Moutong.

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru