JALUR KARANGDADAP-DORO LUMPUH: Amukan Angin Tumbangkan Pohon Besar di Bligorejo

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM///PEKALONGAN – Akses transportasi yang menghubungkan wilayah Karangdadap dan Doro dilaporkan lumpuh total sore ini. Hal ini terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang merobohkan sebuah pohon besar di daerah Bligorejo, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.

 

Lalu Lintas Terputus Total

Berdasarkan laporan warga di lokasi kejadian, pohon tersebut tumbang hingga melintang sempurna menutupi seluruh badan jalan. Akibatnya, kendaraan baik dari arah Karangdadap menuju Doro maupun sebaliknya tidak dapat melintas sama sekali.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Launching SPPG Kemala Bhayangkari, Layani 4.000 Penerima Manfaat.

 

“Pohon tumbang gess daerah Bligorejo Karangdadap, Kabupaten Pekalongan,” lapor seorang warga melalui unggahan video di media sosial, memperlihatkan kondisi pohon yang menutup akses utama warga tersebut.

 

Imbauan Bagi Pengendara

Pihak keamanan dan warga setempat mengimbau bagi pengendara yang hendak melintasi jalur tersebut untuk mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan panjang. Mengingat cuaca ekstrem berupa angin kencang masih berlangsung, warga juga diminta waspada saat melintasi area yang banyak terdapat pohon besar atau tiang yang rawan roboh.

Baca Juga :  Galian C Desa Gejlik Disorot, Aparat Diminta Teliti Titik Koordinat dan Tindak Tegas Pelanggaran Meski Berizin

 

Hingga saat ini, proses evakuasi pohon sedang diupayakan oleh petugas dan warga sekitar agar arus lalu lintas dapat kembali normal. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil akibat terganggunya mobilitas warga dipastikan cukup terasa. (Santokajen)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru