Warga Keluhkan Jalan kabupaten yang Berlubang di Desa Krandon, Banyak Pengendara Jatuh

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Pekalongan, 4 Desember 2025 — Warga Desa Krandon, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan kabupaten yang tak kunjung diperbaiki. Akses utama di wilayah tersebut kini semakin parah dan dipenuhi lubang, hingga membuat banyak pengendara motor terjatuh saat melintas.

 

Kondisi ini membuat warga merasa khawatir, terutama ketika musim hujan tiba. Jalan yang tergenang air membuat lubang sulit terlihat, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga :  Karyawan Agen Brilink Gelapkan Rp108 Juta, Polres Banggai Limpahkan Kasus ke Kejari

 

“Seakan pemerintah terkesan tutup mata. Jalannya sudah parah dan berlubang, warga jadi takut kalau lewat, apalagi pas hujan,” ujar salah satu warga setempat.

 

Padahal, sekitar satu bulan lalu area tersebut sempat disurvei langsung oleh Bupati Pekalongan. Namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan nyata dari dinas terkait untuk memperbaiki kerusakan jalan.

Baca Juga :  Anggaran 2025 Sudah Ditarik dari RKD, Keuchik Meunjee Payong Diduga Tidak Realisasi Proyek Fisik, Benarkah?

 

“Saya berharap jalan segera diperbaiki karena sudah terlalu lama, dan lubangnya semakin banyak serta semakin dalam,” tambah warga tersebut dengan penuh harapan.

 

Warga kini menantikan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun dinas terkait agar keluhan ini segera direspons dan perbaikan jalan dapat segera direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

(Santokajen)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru