Karangan Bunga Mengatasnamakan Paguyuban Kades Pekalongan, Picu Respons Negatif

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Pekalongan — 28 November 2025 — Sebuah karangan bunga yang mengatasnamakan Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Pekalongan (Bahurekso) menuai sorotan dan pertanyaan publik. Karangan bunga tersebut berisi ucapan selamat kepada Polda Jawa Tengah atas operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua orang yang mengaku wartawan dan satu orang yang mengaku pengacara. Namun, hasil konfirmasi menunjukkan bahwa karangan bunga tersebut tidak berasal dari Paguyuban Bahurekso.

Seorang pimpinan redaksi media online yang enggan disebutkan namanya menilai bahwa keberadaan karangan bunga tersebut dapat memperkeruh situasi.

“Potensi konflik dari ketegangan antar pihak yang berbeda pendapat terkait OTT itu bisa semakin meruncing. Kita harus menjaga kondusifitas dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk bekerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Uang Dikembalikan Setelah Dugaan Pungli Terbongkar, Ada Apa di Rutan Kelas II B Kebumen? Publik Desak Sidak dan Pengusutan Tuntas

Ia menekankan bahwa isu seperti ini sangat mudah dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Karangan bunga tersebut mengandung nilai provokatif bagi sebagian pihak. Sebaiknya isu ini tidak dipertajam agar tidak menimbulkan polarisasi baru,” tambahnya.

Tim media kemudian menelusuri sumber karangan bunga dengan mengonfirmasi sejumlah Ketua Paguyuban Kepala Desa tingkat kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Dari penelusuran tersebut, dipastikan bahwa tidak ada instruksi, persetujuan, ataupun keputusan paguyuban terkait pembuatan karangan bunga tersebut.

“Karangan bunga itu tidak mengatasnamakan Bahurekso dan tidak pernah dibahas atau diputuskan dalam forum paguyuban,” tegas salah satu Ketua Paguyuban Kepala Desa di tingkat kecamatan.

Baca Juga :  Pegawai Rutan Akui Kesalahan dan Minta Maaf, Bukti Dugaan Penganiayaan Tahanan Perempuan di Rutan Kebumen Menguat

Ia menduga bahwa karangan bunga tersebut merupakan inisiatif pribadi seorang oknum kepala desa.

“Kami meyakini itu dibuat oleh oknum, bukan oleh paguyuban. Jadi tidak dapat diklaim sebagai sikap resmi Bahurekso,” jelasnya.

Penggunaan nama organisasi tanpa mekanisme musyawarah, menurutnya, berpotensi menimbulkan mispersepsi publik seolah-olah seluruh kepala desa di Kabupaten Pekalongan menyetujui tindakan tersebut. Padahal, tidak ada keputusan kolektif yang dikeluarkan.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Pekalongan, Sudomo, turut menegaskan bahwa karangan bunga yang beredar bukan merupakan instruksi ataupun usulan dari Paguyuban Bahurekso.

“Ini bukan keputusan paguyuban. Kami akan mengumpulkan semua kepala desa untuk membahas persoalan ini agar suasana kembali kondusif,” katanya.

(Lutfi)

Berita Terkait

Dugaan Intimidasi di Polsek Simo-Polres Boyolali: Saksi Ditekan, Laporan Dihalangi
Mau Ngadu ke Propam, Tangan Malah Ditarik!” — Oknum Kanit Reskrim Polsek Simo Diduga Halangi Laporan di Polres Boyolali
Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum
Dugaan Penculikan Disertai Pengeroyokan Dilaporkan ke Polsek Bandar, Korban Apresiasi Gerak Cepat Polisi
Pengunjung Asal Batang Laporkan Dugaan Pencopetan saat Kirab Budaya di Alun-Alun Kota Tegal
Perkara Penganiayaan Disertai Ancaman, Polres Banggai Kirim Tersangka ke Jaksa
Gagalkan Peredaran Narkoba di Wiradesa, Satres Narkoba Polres Pekalongan Sita Puluhan Gram Bibit Tembakau Sintetis
Polda Sumsel Bongkar Penyelewengan Pupuk Subsidi, 14 Ton Disita dan Delapan Tersangka Diamankan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 21:35 WIB

Dugaan Intimidasi di Polsek Simo-Polres Boyolali: Saksi Ditekan, Laporan Dihalangi

Minggu, 5 April 2026 - 20:04 WIB

Mau Ngadu ke Propam, Tangan Malah Ditarik!” — Oknum Kanit Reskrim Polsek Simo Diduga Halangi Laporan di Polres Boyolali

Sabtu, 4 April 2026 - 13:30 WIB

Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:54 WIB

Dugaan Penculikan Disertai Pengeroyokan Dilaporkan ke Polsek Bandar, Korban Apresiasi Gerak Cepat Polisi

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:59 WIB

Pengunjung Asal Batang Laporkan Dugaan Pencopetan saat Kirab Budaya di Alun-Alun Kota Tegal

Berita Terbaru