Wanita Paruh Baya Ditemukan Meninggal saat Menyetrika, Diduga Tersengat Listrik

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang wanita paruh baya bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia saat menyetrika pakaian di rumahnya, Senin (23/02/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., melalui Plh. Kapolsek Karanganyar Iptu Bono Raharjo membenarkan peristiwa tersebut.

 

“Benar, telah ditemukan seorang warga meninggal dunia yang diduga akibat tersengat listrik. Kami menerima laporan dari Kepala Desa Kulu sekitar pukul 06.30 WIB,” ujarnya saat dikonfirmasi.

 

Peristiwa bermula pada Senin pagi ketika korban sedang menyiapkan pakaian sekolah anaknya serta pakaiannya sendiri untuk disetrika di kamar depan. Saat menunggu setrika panas, anak korban meninggalkannya untuk mandi.

Baca Juga :  Balon Udara Tersangkut Tiang Listrik di Pekalongan, Polisi Turun Tangan

 

Usai mandi, anak korban mendapati ibunya sudah tergeletak di lantai.

 

“Anak korban memanggil ibunya, namun tidak ada respons. Karena curiga, ia segera mencabut kabel setrika dari stop kontak,” terang Iptu Bono.

 

Dafi (16) selaku anak korban, sempat menggoyangkan tubuh korban, namun tetap tidak ada respons. Ia juga melihat tangan korban dalam kondisi melepuh akibat terkena setrika.

 

“Selain tidak ada respons, pada tangan korban terdapat luka melepuh. Diduga kuat korban tersengat arus listrik saat menyetrika,” jelasnya.

Baca Juga :  Kinerja Pendamping Desa di Kabupaten Pekalongan Disorot, Camat Wonokerto Lontarkan Kritik Keras

 

Dalam kondisi panik, Dafi kemudian berteriak meminta pertolongan kepada tetangga. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

Hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Pekalongan bersama bidan desa menunjukkan adanya luka melepuh pada tangan kanan korban akibat terkena setrika, serta luka pada jempol kaki kanan yang diduga sebagai titik keluar arus listrik.

 

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menerima peristiwa ini dengan ikhlas dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. (Lutfi)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru