Wakil Bupati Djira K: “Ketika Desa Maju, Kabupaten Pasti Maju” Morowali Utara Tumbuh dari Harmoni dan Kebersamaan

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM//ERA- Dalam suasana penuh sukacita dan kekeluargaan, Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K, S.Pd, M.Pd bersama Ketua I TP PKK Morowali Utara, Widyawati Malla, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-111 Desa Era yang digelar di Sanggar Seni dan Olahraga Desa Era, Kecamatan Mori Utara, Selasa (28/10/2025).

 

Acara yang dirangkai dengan ibadah syukur ini turut dihadiri Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th, Camat Mori Utara Wan Adrian Bamotiwa, serta Kepala Desa Era Ferdinan Moenggo, S.Th, M.Pd, Danramil, Kapolsek, bersama para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat Desa Era.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Djira K menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Era yang terus menjaga kebersamaan dan keharmonisan, hingga mampu menjadikan desa ini berkembang pesat dan menjadi contoh kemajuan di wilayah Mori Utara.

 

“Ketika desa sudah maju, kabupaten pasti maju. Desa sehat, kabupaten sehat. Desa cerdas, kabupaten cerdas. Desa sejahtera, kabupaten pun sejahtera,” tegas Wakil Bupati dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hangat masyarakat.

Baca Juga :  Massa PPAMI Desak Pecat Oknum JPU Kejari Palembang, Diduga Rekayasa Kasus Penganiayaan

 

Wabup Djira juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan keterbukaan terhadap perbedaan, karena hal itulah yang menjadi modal utama pembangunan di Morowali Utara.

 

“Kita di Morowali Utara tidak pernah mempersoalkan perbedaan. Mau dari suku apa, agama apa, berasal dari mana pun, yang penting kita satu: masyarakat Morowali Utara yang cinta damai dan cinta pembangunan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Morowali Utara saat ini menjadi yang tertinggi di Pulau Sulawesi, dengan angka pertumbuhan mencapai 23,94 persen. Capaian tersebut, katanya, bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga berkat partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan stabilitas daerah.

 

“Pertumbuhan ekonomi tinggi bukan karena hebatnya bupati atau kepala desa, tapi karena masyarakat yang menjaga kedamaian, harmoni, dan ketertiban. Kalau daerah aman, masyarakat pun bisa hidup, bekerja, dan berusaha dengan nyaman,” ucapnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wabup Djira juga mencontohkan hubungan kepemimpinan yang harmonis di Morowali Utara sebagai teladan bagi masyarakat.

Baca Juga :  BATANG "ORA KALAP": Warga Wonotunggal Sambat Banjir ke Bupati, Tagih Penanganan Nyata!

 

“Bupati dan Wakil Bupati Morowali Utara berbeda dalam banyak hal, usia, latar belakang, hingga agama, tapi kami bekerja dalam harmoni. Inilah bukti bahwa perbedaan justru menjadi kekuatan untuk membangun daerah,” tandasnya.

 

Acara HUT ke-111 Desa Era diakhiri dengan tiup lilin ulang tahun dan pemotongan kue tumpeng, disertai momen hangat ketika Ketua TP PKK Desa Era menyerahkan tumpeng kepada Ketua I TP PKK Morowali Utara, Widyawati Malla, yang beberapa hari sebelumnya juga merayakan ulang tahun ke-42.

 

Suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan tampak menyelimuti seluruh rangkaian acara, menandai semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Desa Era.

 

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Djira K berpesan agar masyarakat terus menjaga persatuan dan harmoni sebagai wujud syukur atas anugerah Tuhan.

 

“Menjaga kampung, menjaga kedamaian, dan memelihara kebersamaan adalah bentuk pengabdian kita kepada Tuhan dan daerah ini. Mari terus bangun desa kita agar Morowali Utara semakin sehat, cerdas, dan sejahtera,” pungkasnya. (Ryo)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru