Polsek Talang Kelapa Pantau Langsung Lahan Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//Banyuasin – Guna mendukung program ketahanan pangan Polda Sumsel, jajaran Polsek Talang Kelapa secara aktif turun ke lapangan untuk memantau dan merawat tanaman pangan. Kali ini, Bhabinkamtibmas Bripka Bambang bersama Koordinator Lapangan Balai Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) Talang Kelapa, Hengki, SP, melakukan pengecekan terhadap lahan jagung seluas 2 hektar di Desa Sungai Rengit Murni, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Kapolsek Talang Kelapa, AKP Herli Setiawan, SH. MH, dan merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor: ST/856/XI/KEP/2024. Telegram tersebut menginstruksikan jajarannya untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Hebat! Warga Desa winduaji Gotong-royong Perbaiki Jalan 3 Kali Setahun Tahun 2025

Lahan jagung yang berada di areal PT. Sawit Sari Mandiri ini ditanam pada 24 Agustus 2025 dengan sistem tumpang sari. Benih yang digunakan adalah jagung hibrida merek Syngenta sebanyak 10 kantong.

Dalam pemantauannya, Bripka Bambang dan tim mencatat bahwa usia jagung saat ini telah mencapai 64 hari. Untuk menjaga pertumbuhan, telah dilakukan serangkaian perawatan, termasuk pemupukan menggunakan Urea dan KCL, serta penyemprotan yang telah memasuki tahap kedua pada 26 September 2025.

Meski demikian, tim menemukan kendala di lapangan, yaitu adanya serangan hama ulat pada pangkal batang jagung. Temuan ini menjadi perhatian serius untuk segera diatasi guna mencegah kerugian dan memastikan hasil panen yang optimal.

Baca Juga :  Patroli Malam Bersama Forkopimda, Polres Pekalongan Pertegas Komitmen Jaga Keamanan

Dengan perawatan yang intensif dan penanganan hama yang tepat, hasil panen jagung dari lahan ini diperkirakan dapat dipanen pada bulan Desember 2025. Keberhasilan program ketahanan pangan ini diharapkan tidak hanya mendukung kebijakan nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar lahan.

Keterlibatan aktif Polri dalam sektor ketahanan pangan ini menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal program-program strategis pemerintah, sekaligus mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui kegiatan yang produktif.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber Berita: Humas Polres Pidie Jaya

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru