Oknum Resmob Polres Grobogan Menangkap Terduga Pelaku! Dengan Memperlakukan Tersangka Tidak Manusiawi Dan Luka Bakar Di Sekujur Tubuh

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Grobogan – jawa tengah, kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan kepolisian semakin bertambah, adanya dugaan kasus pencurian dan kekerasan yang masih di tangan i satuan reserse dan kriminal polres grobogan, mengacu  pada surat perintah penangkapan nomor SP. Kap/34/IV/RES.1.8./2025/Reskrim, yang di perintahkan kepada

1.IPDA KEVIN ARDIANSYAH ARSENAL, S. Tr. K.

2.AIPDA MUHAMMAD FACHRUDIN OKI

3.BRIPDA MUKHAMAD FAUZI MAULANA

Dalam melakukan penangkapan terhadap tersangka  VR salah satu warga  RT 09 RW 01 desa ngeluk kecamatan penawangan kabupaten grobogan , jawa tengah.

 

Menurut keterangan ibu dari pelaku yang berinisial AN, bahwa anaknya di tangkap si sekitar desa penawangan pada tanggal 14 April 2025 pukul kurang lebih 21.00, namun dalam surat penangkapan tertulis  tanggal 15 April 2025,dan tersangka dalam keadaan babak belur dan luka di sekujur tubuhnya, yang di duga di lakukan oleh oknum beberapa resmob polres grobogan, yang di anggap tidak sesuai dalam  KUHAP ( kitab undang undang hukum acara pidana). Ibu  pelaku pun merasa terancam dan di intimidasi ketika dari pihak resmob polres grobogan  melakukan penggeledahan tanpa menunjukkan surat perintah penggeledahan yang di lakukan di rumah ibu pelaku,  dan sempat mengambil handphone secara paksa dan menghapus vidio di galeri yang ada rekaman kegiatan penggeledahan di rumahnya.

 

Dalam penanganan hal ini, tim kuasa hukum melaporkan oknum resmob tersebut ke bidpropam polda jawa tengah, atas dugaan kesewenang wenangan dalam pengungkapan kasus yang di alami oleh kliennya,  mengingat luka yang begitu parah yang di alami oleh pelaku mengakibatkan trauma pada ibu pelaku yang mengetahui beberapa luka pada anaknya. Harapan kuasa hukum dan ibu pelaku bahwa dalam penanganan kepolisian, tidak boleh melakukan kekerasan yang berlebihan, yang akan mengacu kepada hak hidup seseorang. Dan dalam aduan teraebut di harap kabid propam polda jawa tengah dapat menindak oknum oknum resmob polres grobogan, untuk di tindak dengan tegas apabila di temui unsur kesalahan dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum di masyarakat.

Baca Juga :  Kejari Batang Tetapkan Kades Mojotengah jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 235

Oknum resmob polres grobogan menangkap terduga pelaku,!! dengan memperlakukan tersangka tidak manusiawi

Grobogan – jawa tengah, kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan kepolisian semakin bertambah, adanya dugaan kasus pencurian dan kekerasan yang masih di tangan i satuan reserse dan kriminal polres grobogan, mengacu pada surat perintah penangkapan nomor SP. Kap/34/IV/RES.1.8./2025/Reskrim, yang di perintahkan kepada
1.IPDA KEVIN ARDIANSYAH ARSENAL, S. Tr. K.
2.AIPDA MUHAMMAD FACHRUDIN OKI
3.BRIPDA MUKHAMAD FAUZI MAULANA
Dalam melakukan penangkapan terhadap tersangka VR salah satu warga RT 09 RW 01 desa ngeluk kecamatan penawangan kabupaten grobogan , jawa tengah.

Menurut keterangan ibu dari pelaku yang berinisial AN, bahwa anaknya di tangkap si sekitar desa penawangan pada tanggal 14 April 2025 pukul kurang lebih 21.00, namun dalam surat penangkapan tertulis tanggal 15 April 2025,dan tersangka dalam keadaan babak belur dan luka di sekujur tubuhnya, yang di duga di lakukan oleh oknum beberapa resmob polres grobogan, yang di anggap tidak sesuai dalam KUHAP ( kitab undang undang hukum acara pidana). Ibu pelaku pun merasa terancam dan di intimidasi ketika dari pihak resmob polres grobogan melakukan penggeledahan tanpa menunjukkan surat perintah penggeledahan yang di lakukan di rumah ibu pelaku, dan sempat mengambil handphone secara paksa dan menghapus vidio di galeri yang ada rekaman kegiatan penggeledahan di rumahnya.

Baca Juga :  Target Operasi Terkunci! Polisi Pekalongan Amankan Ribuan Obat Keras dan Sabu di Area Pasar Sragi

Dalam penanganan hal ini, tim kuasa hukum melaporkan oknum resmob tersebut ke bidpropam polda jawa tengah, atas dugaan kesewenang wenangan dalam pengungkapan kasus yang di alami oleh kliennya, mengingat luka yang begitu parah yang di alami oleh pelaku mengakibatkan trauma pada ibu pelaku yang mengetahui beberapa luka pada anaknya. Harapan kuasa hukum dan ibu pelaku bahwa dalam penanganan kepolisian, tidak boleh melakukan kekerasan yang berlebihan, yang akan mengacu kepada hak hidup seseorang. Dan dalam aduan teraebut di harap kabid propam polda jawa tengah dapat menindak oknum oknum resmob polres grobogan, untuk di tindak dengan tegas apabila di temui unsur kesalahan dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum di masyarakat.

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru