KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan dan Dibawa ke Jakarta

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan turut mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT dilakukan setelah penyidik KPK melakukan serangkaian penyelidikan tertutup di wilayah tersebut. Operasi berlangsung cepat dan menyasar sejumlah pihak yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah didalami.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menyampaikan bahwa tim penindakan berhasil mengamankan beberapa pihak dari wilayah Pekalongan.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah,” ujar Budi. Ia menambahkan, salah satu yang diamankan adalah kepala daerah setempat.

Baca Juga :  Samsul Bahri Didampingi Ketua APPI Acut Resmi Laporkan Dugaan Perampasan Kunci Sepmor ke Polsek Tanah Luas

Setelah diamankan, para pihak langsung dibawa ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK. Langkah tersebut merupakan prosedur standar dalam setiap operasi tangkap tangan lembaga antirasuah.

“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

Hingga kini, KPK belum mengungkap secara rinci perkara yang melatarbelakangi OTT tersebut. Identitas pihak lain yang turut diamankan juga belum dipublikasikan. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan dari para pihak.

Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring dalam operasi tersebut. Publik kini menanti apakah kasus ini akan berujung pada penetapan tersangka.

Baca Juga :  Geger Buleleng! Kasus Mafia Tanah Batu Ampar Bongkar Nama Besar, Polisi Dinilai Tumpul ke Atas

Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat, khususnya di Kabupaten Pekalongan. Selain melibatkan kepala daerah aktif, OTT tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas jalannya pemerintahan daerah apabila proses hukum berlanjut.

Sejumlah kalangan pun mendesak KPK untuk segera menyampaikan konstruksi perkara secara transparan kepada publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan terkait penindakan tersebut.

Perkembangan kasus ini masih menunggu konferensi pers resmi dari KPK dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Samsul Bahri Didampingi Ketua APPI Acut Resmi Laporkan Dugaan Perampasan Kunci Sepmor ke Polsek Tanah Luas
Perangkat Desa Karangnganom Minta Pendampingan Hukum, Adukan Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Rp70 Juta
Penembakan Saat Demo di Konawe Disorot, Media Pertanyakan Penyelesaian Hukumnya
Maraknya Peredaran Rokok Merk RAVE Diduga Tanpa Pita Cukai, BC dan APH Didesak Tangkap Terduga Pengedar AYG
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Samsul Bahri Didampingi Ketua APPI Acut Resmi Laporkan Dugaan Perampasan Kunci Sepmor ke Polsek Tanah Luas

Rabu, 30 September 2026 - 14:04 WIB

Perangkat Desa Karangnganom Minta Pendampingan Hukum, Adukan Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Rp70 Juta

Minggu, 27 September 2026 - 14:09 WIB

Penembakan Saat Demo di Konawe Disorot, Media Pertanyakan Penyelesaian Hukumnya

Berita Terbaru