Warga Sukajadi Soroti Dugaan Pelanggaran Klinik Kadir Medika 2 dan AA-Freeda Aesthetic

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Banyuasin — Warga Kecamatan Talang Kelapa, khususnya Kelurahan Sukajadi, mempertanyakan masih beroperasinya Klinik Kadir Medika 2 dan klinik kecantikan AA-Freeda Aesthetic yang diduga melakukan berbagai pelanggaran aturan.

 

Kedua klinik tersebut diduga tetap membuka praktik meski tidak memiliki sejumlah perizinan penting, termasuk izin operasional klinik kecantikan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Selain itu, ditemukan pula produk krim kecantikan bermerek AA-FREEDA yang beredar tanpa nomor izin edar dari BPOM.

 

Pihak yang menjadi sorotan adalah pengelola Klinik Kadir Medika 2 dan AA-Freeda Aesthetic, termasuk seorang dokter bernama Randa yang disebut sebagai pihak terkait. Warga Sukajadi menjadi pihak yang aktif memantau aktivitas kedua klinik tersebut.

 

Kasus ini terjadi di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Bekuk Dua Pemuda di Wilayah Wiradesa, Polisi Amankan Satu Linting dan Dua Paket Diduga Tembakau Sintetis

 

Permasalahan ini telah mencuat sejak beberapa waktu lalu dan terus menjadi perhatian warga hingga saat ini, terutama setelah adanya temuan pelanggaran berulang.

 

Warga menilai keberadaan klinik tersebut bermasalah karena:

Bangunan diduga berdiri terlalu dekat dengan anak sungai

Berdiri di atas lahan fasilitas umum (fasum)

Tidak memiliki izin pengolahan limbah B3 dan diduga membuang limbah sembarangan

Tidak memiliki izin praktik untuk klinik kecantikan

Produk kosmetik beredar tanpa izin BPOM yang berpotensi membahayakan kesehatan

Secara hukum, produksi dan penjualan kosmetik tanpa izin edar melanggar UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara dan denda miliaran rupiah.

 

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Dokter Randa membantah seluruh tudingan dan menyatakan informasi tersebut tidak benar. Namun, ketika diminta untuk wawancara lebih lanjut, yang bersangkutan tidak bersedia dan justru mengarahkan kepada kuasa hukumnya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Banyuasin Amankan Sopir Pembawa 9 Paket Sabu

 

Di sisi lain, warga menduga adanya keterlibatan oknum pejabat daerah yang membekingi operasional klinik, baik dari instansi seperti DPMPTSP, Dinas Kesehatan, DLH, PUPR, maupun DPRD Kabupaten Banyuasin. Dugaan ini muncul karena adanya upaya yang dinilai menghambat proses penyelidikan sejak awal kasus mencuat.

Langkah selanjutnya

Warga Sukajadi menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan mendesak pemerintah daerah untuk mengambil tindakan tegas. Jika tidak ada tindak lanjut, warga berencana menggelar aksi damai di Kantor Bupati Banyuasin dalam waktu dekat.

 

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penertiban dan penegakan hukum guna melindungi keselamatan serta hak konsumen.

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru