Korban Dugaan Penganiayaan di Comal Mengaku Tidak Terima STTLP dari Polisi

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Pemalang, 11 April 2026 — Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang pria berinisial Aji di wilayah Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, kini menimbulkan sorotan.

 

Pasalnya, korban mengaku tidak menerima Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) saat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Comal.

 

Sebelumnya diberitakan, insiden terjadi pada 7 April 2026 di depan Kolongan Doro, wilayah Sikayu, Kecamatan Comal. Peristiwa bermula saat Aji mendatangi seorang pria berinisial Bahtiar dengan maksud memberikan nasihat agar tidak lagi mengajak mantan istrinya mengonsumsi minuman keras. Namun, upaya tersebut diduga berujung pada aksi pemukulan yang menyebabkan Aji mengalami luka lebam di bagian mata kiri.

Baca Juga :  Polres Pekalongan Ungkap Kasus Peredaran Ganja, Dua Nelayan Diamankan

 

Usai kejadian, Aji melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Comal Namun, dalam proses pelaporan, korban mengaku tidak mendapatkan STTLP sebagai bukti resmi bahwa laporannya telah diterima oleh pihak kepolisian.

 

STTLP merupakan dokumen penting yang umumnya diberikan kepada pelapor sebagai tanda bahwa laporan telah dicatat secara resmi dan akan ditindaklanjuti.

Baca Juga :  BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Internasional Malaysia–Palembang

 

Ketiadaan dokumen tersebut menimbulkan pertanyaan terkait prosedur pelayanan pelaporan di tingkat kepolisian.

 

Pihak korban melalui kuasa hukumnya menyatakan akan menindaklanjuti hal ini guna memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

 

Sementara itu, hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Comal maupun Polres Pemalang terkait alasan tidak diberikannya STTLP kepada pelapor.Red Wr

Berita Terkait

Produsen Belum Dipanggil, Kuasa Hukum Kodirin Pertanyakan: Kalau Tidak SNI, Dasarnya Apa?
Pabrik Produksi Belum Dipanggil, Kuasa Hukum Pertanyakan Klaim Produk Tidak SNI di Polres Tapin
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal Produk Regulator SNI
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
Bawa Sertifikat SNI, Kuasa Hukum Siap Ungkap Fakta di Balik Pernyataan Polres Tapin soal Selang LPG
Kuasa Hukum Kritik Polres Tapin, Berani Buka Rekaman CCTV di Hadapan Pimpinan Polda Kalsel?
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Produsen Belum Dipanggil, Kuasa Hukum Kodirin Pertanyakan: Kalau Tidak SNI, Dasarnya Apa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Pabrik Produksi Belum Dipanggil, Kuasa Hukum Pertanyakan Klaim Produk Tidak SNI di Polres Tapin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal Produk Regulator SNI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN

Berita Terbaru