Kapolres Pidie Jaya Ajak Pemilik Pemondokan Bersinergi Sukseskan MTQ Aceh XXXVII: Wujudkan Pidie Jaya yang Ramah, Aman, dan Bersih

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM//PIDIE JAYA – Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Jumat Curhat Presisi bersama para pemilik losmen dan pemondokan kafilah di wilayah Kecamatan Meureudu, Jumat (24/10/2025).

 

Kegiatan yang berlangsung di Warkop Punida, Jalan Iskandar Muda, Gampong Kota Meureudu ini dihadiri oleh Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, S.H., CPHR., CBA., Kabag Ops Kompol Chairil Anshar, S.Sos., S.H., M.H., para Kasat Polres Pidie Jaya, Kapolsek Meureudu Iptu Mustafa Kamal, S.Pd.I, Camat Meureudu Syukrimiadi, S.Sos., M.M., Danramil 19 Meureudu diwakili Babinsa Serma M. Yani, para keuchik, pemilik losmen dan pemondokan, serta insan pers.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Pidie Jaya mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemilik pemondokan, untuk bersama-sama berperan aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ Aceh XXXVII.

 

“MTQ ini merupakan kehormatan besar bagi Kabupaten Pidie Jaya. Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, menunjukkan keramahan masyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah yang datang dari seluruh Aceh,” tutur AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.

Baca Juga :  DITEMUKAN BAYI BARU LAHIR TERBUNGKUS PLASTIK

 

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah pengamanan terpadu, mulai dari penempatan personel di setiap lokasi pemondokan, penginapan dewan hakim, hingga pos pemantau di beberapa titik strategis. Polri akan bekerja sama dengan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan MTQ.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau para pemilik pemondokan agar memasang CCTV di area depan rumah sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan menjelang kedatangan para kafilah.

 

“Kita ingin tamu-tamu kita merasa aman dan nyaman di Pidie Jaya. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat kita ramah, disiplin, dan peduli kebersihan,” ujar Kapolres.

 

Berbagai masukan disampaikan warga dan pemilik pemondokan, mulai dari kebutuhan penerangan jalan, kebersihan masjid, hingga pengaturan parkir dan ketertiban lalu lintas.

Baca Juga :  Puntung Rokok Diduga Jadi Pemicu, Pekuburan Umum Baliara Dilalap Api

 

Menanggapi hal tersebut, Kapolres dengan tegas menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Kemenag Pidie Jaya.

 

“Kami akan sampaikan langsung kepada Bupati agar penerangan di jalur utama menuju venue diperkuat, area parkir diperluas, serta sarana umum dibenahi. Kami juga akan menertibkan penggunaan knalpot blong dan mengimbau agar kegiatan penyemprotan nyamuk dilakukan di sekitar lokasi MTQ,” ucapnya.

 

Kegiatan Jumat Curhat tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Kapolres Pidie Jaya juga mengapresiasi langkah Camat Meureudu dan para keuchik yang telah menggerakkan gotong royong massal serta pemasangan umbul-umbul di seluruh gampong.

 

“Pidie Jaya adalah tuan rumah yang baik. Mari kita sambut para kafilah dengan wajah bersih, hati tulus, dan pelayanan terbaik. Kesuksesan MTQ Aceh ke-37 ini adalah cerminan kebersamaan dan kekompakan kita semua,” tutup Kapolres Ahmad Faisal Pasaribu.

 

 

Sumber Berita: Humas Polres Pidie Jaya

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru