Jelang Nataru, Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Pasar Induk Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Stabil

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kajen untuk meninjau langsung kondisi harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rabu (18/12/2025). Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Fadia didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, di antaranya Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, perwakilan Kodim 0710/Pekalongan dan perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan. Turut hadir pula Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Anis Rosidi, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Pada saat yang sama, Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, juga melakukan peninjauan di Pasar Kesesi didampingi sejumlah kepala perangkat daerah diantaranya Kepala Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, serta Kepala Bapperida Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Polsek Julok Monitoring Gampong Terdampak Banjir

Usai meninjau lapak pedagang, Bupati Fadia menjelaskan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di Pasar Kajen mapun Pasar Kesesi masih dalam kondisi stabil. Namun demikian, beberapa komoditas mengalami kenaikan yang cukup signifikan. “Hari ini kami bersama Forkopimda dan jajaran Pemkab Pekalongan memastikan bahwa harga-harga masih stabil dan masih masuk akal. Karena kalau harganya melonjak terlalu jauh tentu akan mengkhawatirkan,” ujar Fadia.

Ia mengungkapkan, dari hasil pantauan di lapangan, komoditas yang mengalami kenaikan paling tinggi adalah cabai. Selain itu, bawang merah, ayam, dan telur juga tercatat mengalami kenaikan meski masih dalam batas wajar. “Nomor satu itu cabai, yang naiknya itu hampir dua kali lipat. Bawang merah juga naik cukup lumayan. Untuk ayam dan telur memang ada kenaikan, tapi belum terlalu tinggi,” jelasnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemkab Pekalongan bersama Forkopimda akan segera menggelar rapat untuk menentukan langkah penanganan. Bupati menyebutkan bahwa subsidi maupun penyelenggaraan pasar murah menjadi opsi yang dipertimbangkan agar harga kembali stabil.

Baca Juga :  Hadiri Penyuluhan KP- PBA, Tgk Bintang Hadir di Aceh Tengah

“Setelah ini akan kami rapatkan, apa yang harus kami lakukan. Kalau memang naiknya harga terlalu tajam dan tinggi, kami pemerintah harus subsidi agar harganya tidak terus-terusan seperti ini. Mungkin kami juga akan membuatkan pasar murah seperti biasa sehingga harga kembali stabil,” tegas Fadia.

Terkait kenaikan harga cabai yang paling drastis, Bupati memastikan akan mengambil langkah cepat, di antaranya dengan membantu biaya distribusi jika diperlukan. “Cabai hampir dua kali lipat naiknya. Maka akan kami bahas bagaimana pemerintah bisa membantu, apakah melalui pasar murah atau dukungan untuk biaya distribusinya agar harga bisa lebih stabil,” tambahnya.

Pemkab Pekalongan berharap langkah-langkah antisipatif tersebut dapat menjaga kestabilan harga dan meringankan beban masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan
(Santokajen)

Berita Terkait

Konferensi Asia ke-12 Himpun 500 Pengusaha, Sumsel Bidik Investasi dari Jaringan Bisnis Internasional
Polda Sumsel Tangani 58 Laporan Karhutla, 620,62 Hektare Area Konsesi Disegel
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat
EMPAT SANTRI PONDOK AL ANFAS DIDAMPINGI JOHN L. SITUMORANG, TEGASKAN: “KALAU TIDAK TAHU, YA KATAKAN TIDAK TAHU”
Hidden Gem di Bumijawa, ALASKA Tawarkan Sensasi Nongkrong di Tengah Hutan Kopi
Dugaan Intimidasi di Polsek Simo-Polres Boyolali: Saksi Ditekan, Laporan Dihalangi
Harapan untuk SPKT Polres Pemalang: Pelayanan Mudah Tanpa Harus Cari Fotokopi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Konferensi Asia ke-12 Himpun 500 Pengusaha, Sumsel Bidik Investasi dari Jaringan Bisnis Internasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Polda Sumsel Tangani 58 Laporan Karhutla, 620,62 Hektare Area Konsesi Disegel

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:24 WIB

Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:07 WIB

EMPAT SANTRI PONDOK AL ANFAS DIDAMPINGI JOHN L. SITUMORANG, TEGASKAN: “KALAU TIDAK TAHU, YA KATAKAN TIDAK TAHU”

Berita Terbaru