Isu Kedekatan Dua Legislator Warnai DPRD Pekalongan, Publik Minta Etika Ditegakkan

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMASYARAKAT.COM//Pekalongan — Suasana di gedung parlemen Kabupaten Pekalongan tengah diwarnai kabar tak sedap. Dua anggota DPRD berinisial E dan S disebut-sebut menjalin kedekatan pribadi yang dinilai melampaui batas profesional, dan kini menjadi perbincangan hangat di kalangan sesama legislator.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber internal menyebut, isu kedekatan itu telah berembus sejak beberapa bulan lalu dan semakin santer setelah kegiatan kunjungan kerja luar daerah.

“Sudah banyak yang tahu. Saat kunjungan luar kota, sering terlihat berdua. Bahkan konon, E pernah menjemput S di hotel tempat menginap dan pergi di luar agenda resmi,” ujar salah satu anggota dewan yang meminta identitasnya disamarkan.

Ketegangan disebut memuncak saat istri E dikabarkan menghubungi beberapa anggota rombongan untuk menanyakan keberadaan suaminya. Situasi itu membuat suasana kunjungan menjadi tegang dan canggung.

Partai Beri Respons Hati-Hati

Dua partai politik yang menaungi keduanya mulai menanggapi isu tersebut.
Ketua DPC partai tempat S bernaung menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti apabila ditemukan bukti kuat.

Baca Juga :  Polres Batang dan Polsek Bandar Berhasil Fasilitasi Perdamaian Melalui Restorative Justice

“Kami akan konfirmasi dulu ke lembaga. Kalau benar, mekanisme partai akan berjalan sampai ke mahkamah kepartaian,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).

Sementara itu, dari pihak E, ketua fraksi partainya menyebut isu tersebut masih sebatas kabar yang belum terverifikasi.

“Belum ada bukti otentik. Barangkali itu hanya gosip. Tapi karena sudah ramai, kami tetap akan klarifikasi,” katanya.

Pimpinan Dewan Bungkam, Publik Bereaksi

Hingga berita ini diterbitkan, pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan belum memberikan pernyataan resmi.
Salah satu unsur pimpinan hanya mengatakan singkat, “No comment, takut salah.”

Namun di luar gedung dewan, opini publik justru bergolak.
Banyak warga menilai etika pejabat publik kini diuji bukan di ruang sidang, tetapi dalam kehidupan pribadi mereka.

“Benar atau tidaknya isu itu, citra lembaga sudah telanjur tercoreng,” ujar seorang pengamat politik lokal.
Ia menilai, isu personal di kalangan pejabat publik berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat lebih cepat daripada kasus anggaran.

Baca Juga :  Kondisi Kritis, Kapolres Pekalongan Cek Langsung Jembatan Penghubung Dua Desa yang Rusak Parah

Warganet Ramai Menyindir

Di media sosial, topik ini menjadi bahan perbincangan hangat.
Unggahan satir dengan komentar pedas membanjiri lini masa lokal Pekalongan.

Salah satu unggahan menulis:

“OKNUM DPRD IJO ROYO ROYO & GARUDA TERBANG DIISUKAN DILABRAG BOJONEYO — KUI WES LUMRAH! HARTA, TAHTA, WANITA, SENGSARA!”

Sebagian warganet menilai bahwa meski rumor asmara di lingkungan politik bukan hal baru, tetap tidak pantas bila sampai mengganggu marwah lembaga.

Menjaga Marwah Lembaga

Apakah isu ini sekadar gosip politik menjelang tahun pemilu atau memang ada pelanggaran etika di baliknya, publik kini menunggu klarifikasi resmi.

Yang jelas, masyarakat menuntut keteladanan moral dari para wakil rakyat.
Sebab, jabatan bersifat sementara — namun kehormatan dan integritas akan selalu menjadi ukuran utama kepercayaan publik.


Reporter: Lutfi

Berita Terkait

Dugaan Intimidasi di Polsek Simo-Polres Boyolali: Saksi Ditekan, Laporan Dihalangi
Warga Tolak, Pemda Diminta Tindak, Itulah Dampak Konteaversi Kandang Ayam Petelur di Langsa
Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum
Harapan untuk SPKT Polres Pemalang: Pelayanan Mudah Tanpa Harus Cari Fotokopi
Penemuan Mayat Mengapung di Pantai Pagimana, Banggai, Polisi Lakukan Identifikasi
Plt. Bupati Pekalongan Sukirman Tinjau Pengaspalan Jalan Kertoharjo–Karangdadap
Personel Polsek Idi Rayeuk Bantu Evakuasi Warga Peudawa Puntong Yang Meninggal di Pasar Idi
Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Kapolsek Julok Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 21:35 WIB

Dugaan Intimidasi di Polsek Simo-Polres Boyolali: Saksi Ditekan, Laporan Dihalangi

Minggu, 5 April 2026 - 00:38 WIB

Warga Tolak, Pemda Diminta Tindak, Itulah Dampak Konteaversi Kandang Ayam Petelur di Langsa

Sabtu, 4 April 2026 - 13:30 WIB

Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum

Rabu, 1 April 2026 - 08:12 WIB

Harapan untuk SPKT Polres Pemalang: Pelayanan Mudah Tanpa Harus Cari Fotokopi

Senin, 16 Maret 2026 - 07:45 WIB

Penemuan Mayat Mengapung di Pantai Pagimana, Banggai, Polisi Lakukan Identifikasi

Berita Terbaru