Banjarnegara Ada Kades Hoho, Pati Juga Punya Sekdes Ica

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, Jawa Tengah,  suaramasyarakat.com. //Di tengah-tengah berita tentang pembangunan yang asal dan kurang transparan di beberapa desa, ada satu desa yang patut diapresiasi. Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, memiliki Kades yang sangat peduli dengan pembangunan di desanya. Masyarakat luas menyebutnya Kades Hoho Alkaf, bertato, namun memiliki hati yang besar untuk lingkungannya.

 

Kades Hoho Alkaf membuktikan bahwa penampilan tidak selalu mencerminkan karakter seseorang. Ia sangat peduli dengan masyarakatnya dan selalu berusaha meningkatkan kualitas hidup mereka. Ini berbanding terbalik dengan situasi di Desa Dengkek, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, yang pembangunannya masih jauh dari harapan dan kurang transparan kepada publik.

 

Namun, di Desa Dengkek ada salah satu perangkat desa yang sangat disukai masyarakat, yaitu Nesya Wintia, atau yang sering di panggil Mbak Ica. Mbak Ica adalah seorang Sekdes yang berkulit bersih dan paras yang cantik. Ia tidak segan-segan turun langsung dalam setiap kegiatan masyarakat dan juga selalu berusaha membantu masyarakat.

 

Mbak Ica membuktikan bahwa seorang wanita dapat memiliki peran penting dalam membangun desa. Ini terlihat  (11/1/2026) saat warga mengadakan iuran swadaya untuk melaksanakan kerjabakti menghilangkan lumpur sisa banjir yang mengendap dijalanan.

 

Meski wanita, Mbak Ica tak segan segan untuk turut membantu ditengah tengah masyarakat.

Mbak Ica terlihat tertatih-tatih saat membersihkan lumpur sisa luapan sungai yang ada di jalan di Desa Dengkek, bersama anggota Koramil, Babinsa,  Babinkabtimas, dan warga Desa Dengkek. 

Baca Juga :  Diduga Hamili Seorang Janda, Oknum Polisi Polresta Pati Dilaporkan Ke Bidpropam Polda Jateng.

 

Apa daya tenaga seorang wanita, tentu dalam pekerjaan itu tidak begitu berarti. Tapi keikutsertaan dan semangat Mbak Ica itulah yang membuat masyarakat bersemangat. Ia menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut serta dalam membangun  desa untuk menjadi lebih baik.

 

Mbak Ica dan Kades Hoho Alkaf adalah contoh nyata bahwa pembangunan desa dapat dilakukan dengan cara yang berbeda. Mereka membuktikan bahwa dengan semangat, kerja keras, dan transparansi kepada masyarakat pembangunan desa dapat menjadi lebih baik.    B Sant.

Banjarnegara Ada Kades Hoho, Pati Juga Punya Sekdes Ica

Pati, Jawa Tengah, suaramasyarakat.com. Di tengah-tengah berita tentang pembangunan yang asal dan kurang transparan di beberapa desa, ada satu desa yang patut diapresiasi. Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, memiliki Kades yang sangat peduli dengan pembangunan di desanya. Masyarakat luas menyebutnya Kades Hoho Alkaf, bertato, namun memiliki hati yang besar untuk lingkungannya.

Kades Hoho Alkaf membuktikan bahwa penampilan tidak selalu mencerminkan karakter seseorang. Ia sangat peduli dengan masyarakatnya dan selalu berusaha meningkatkan kualitas hidup mereka. Ini berbanding terbalik dengan situasi di Desa Dengkek, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, yang pembangunannya masih jauh dari harapan dan kurang transparan kepada publik.

Baca Juga :  Dugaan Bon Pinjam: Jurus Licik Perampas Aset, Polres Batang Jangan Jadi Alat Mainan!

Namun, di Desa Dengkek ada salah satu perangkat desa yang sangat disukai masyarakat, yaitu Nesya Wintia, atau yang sering di panggil Mbak Ica. Mbak Ica adalah seorang Sekdes yang berkulit bersih dan paras yang cantik. Ia tidak segan-segan turun langsung dalam setiap kegiatan masyarakat dan juga selalu berusaha membantu masyarakat.

Mbak Ica membuktikan bahwa seorang wanita dapat memiliki peran penting dalam membangun desa. Ini terlihat (11/1/2026) saat warga mengadakan iuran swadaya untuk melaksanakan kerjabakti menghilangkan lumpur sisa banjir yang mengendap dijalanan.

Meski wanita, Mbak Ica tak segan segan untuk turut membantu ditengah tengah masyarakat.
Mbak Ica terlihat tertatih-tatih saat membersihkan lumpur sisa luapan sungai yang ada di jalan di Desa Dengkek, bersama anggota Koramil, Babinsa, Babinkabtimas, dan warga Desa Dengkek.

Apa daya tenaga seorang wanita, tentu dalam pekerjaan itu tidak begitu berarti. Tapi keikutsertaan dan semangat Mbak Ica itulah yang membuat masyarakat bersemangat. Ia menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut serta dalam membangun desa untuk menjadi lebih baik.

  1. Mbak Ica dan Kades Hoho Alkaf adalah contoh nyata bahwa pembangunan desa dapat dilakukan dengan cara yang berbeda. Mereka membuktikan bahwa dengan semangat, kerja keras, dan transparansi kepada masyarakat pembangunan desa dapat menjadi lebih baik. B Sant.

Berita Terkait

Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin
Respon Cepat Polda Jateng atas Aduan Masyarakat, Cermin Komitmen Polri dalam Menjaga Kepercayaan Publik
Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat
Pelayanan Si Propam Polres Metro Jakarta Pusat Dipertanyakan, Pelapor Keluhkan Ruangan Terkunci saat Jam Kerja
Divonis 20 Bulan Penjara, Mobil Korban Belum Kembali: Kasus Grand Livina Sisakan Tanda Tanya
Datang Bawa Bukti dan Tiga Saksi, Kuasa Hukum Kecewa Laporan Belum Dilayani di Polresta Surakarta
Kuasa Hukum Kecewa, Pertanyakan Efektivitas Pengaduan Propam atas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim Polres Demak
Polda Jateng Gerak Cepat Terbitkan SP Gas Lidik, Usut Dugaan Penghinaan Profesi Advokat dan Premanisme di Kecamatan Bandar
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin

Senin, 27 Juli 2026 - 00:21 WIB

Respon Cepat Polda Jateng atas Aduan Masyarakat, Cermin Komitmen Polri dalam Menjaga Kepercayaan Publik

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:24 WIB

Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pelayanan Si Propam Polres Metro Jakarta Pusat Dipertanyakan, Pelapor Keluhkan Ruangan Terkunci saat Jam Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:29 WIB

Divonis 20 Bulan Penjara, Mobil Korban Belum Kembali: Kasus Grand Livina Sisakan Tanda Tanya

Berita Terbaru