SUARAMASYARAKAT.COM//KENDAL 24 desember 2025 – SIANG BOLONG YANG HARUSNYA ASYIK, MALAH JADI HOROR! Tempat Hiburan Malam (THM) Alaska di Desa Gedong, Patean, mendadak mencekam saat pasukan BNNK Kendal bareng Satres Narkoba Polres Kendal datang “bertamu” tanpa diundang, Selasa (23/12). Sebanyak 52 Ladies Companion (LC) alias pemandu lagu yang lagi “standby” langsung pucat pasi pas disuruh baris rapi!
MATA DIPELOTOTIN, URINE DISIKAT! Nggak pake lama, petugas langsung pasang aksi. Satu-persatu mbak-mbak pemandu lagu yang dandanannya sudah “oke punya” itu diperiksa pupil matanya sama petugas. Nggak cuma itu, mereka semua wajib setor air seni alias pipis di botol buat dites pake alat canggih tujuh parameter. Dari urusan ganja sampai obat-obatan penenang, semuanya dicek satu-satu!
TIGA ORANG POSITIF “NGEDRUGS” Hasilnya? DUARRR! Dari 52 sampel urine yang diperiksa, ternyata ada 4 botol yang hasilnya bikin geleng-geleng kepala karena mengandung Benzodiazepine (BZO). Setelah diinterogasi, satu orang masih bisa bernapas lega karena minum obat pake resep dokter. Tapi apes buat 3 orang lainnya, mereka nggak bisa mengelak pas ketahuan teler tanpa alasan jelas. Positif penyalahgunaan narkoba, Bos!
NIAT CARI DUIT MALAH MASUK KLINIK Tiga LC yang ketahuan “nakal” itu pun langsung kena semprot arahan petugas. Alih-alih lanjut nemenin tamu nyanyi, mereka bertiga malah diseret buat ikut program rehabilitasi di Klinik Bina Waras BNNK Kendal. Biar kapok dan otaknya bener lagi!
MAU TAHUN BARU, KENDAL DISIKAT BERSIH! Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, tegas bilang kalau razia ini buat deteksi dini biar Kabupaten Kendal nggak jadi sarang barang haram, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
“Kami pengen Kendal Bersinar alias Bersih dari Narkoba. Jangan sampai tempat hiburan malah jadi sarang orang teler,” tegasnya.
Kini, para penghuni Alaska lainnya cuma bisa elus dada. Aksi “garuk” narkoba ini jadi peringatan keras: Mau kerja di dunia malam boleh saja, tapi kalau sudah berani sentuh barang setan, siap-siap aja urusan sama petugas! INGAT MBAK, KELUARGA DI RUMAH NUNGGU SETORAN, BUKAN NUNGGU KABAR SITU POSITIF NARKOBA.
Cari hiburan boleh, tapi jangan sampai badan hancur gara-gara obat-obatan. Mending goyang santai daripada goyang teler di kantor polisi.
(Santokajen)






