Diduga Langgar Prosedur, Oknum Penyidik R.D Disorot: Barang Bukti Keluar Tanpa Dasar Hukum, Ada Apa dengan Polsek Indralaya?

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA SELATAN – Kinerja aparat kembali menjadi sorotan publik. Seorang oknum penyidik berinisial R.D di Polsek Indralaya, Ogan Ilir, diduga melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur dengan mengeluarkan barang bukti kendaraan tanpa dasar hukum yang jelas.

Sorotan ini muncul setelah Kuasa Hukum Sdr. SUPRAPTO mengajukan permohonan resmi kepada Kapolda Sumatera Selatan untuk dilakukan gelar perkara khusus atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/176/II/2026/SPKT/Polda Sumatera Selatan tertanggal 04 Februari 2026.
Kuasa hukum menegaskan bahwa kliennya, SUPRAPTO, memperoleh kendaraan tersebut melalui transaksi yang sah dan dilengkapi dokumen lengkap, mulai dari BPKB, STNK, kwitansi, hingga kunci cadangan. Hal ini seharusnya menjadi dasar kuat dalam menentukan kepemilikan secara hukum.

Namun, yang menjadi perhatian serius, pihak pelapor justru diduga tidak memiliki bukti kepemilikan yang lengkap. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait profesionalitas penyidik dalam menerima dan menindaklanjuti laporan.

Baca Juga :  *Dalam Semangat Bhayangkara ke-79, Polres Pidie Jaya Gelar Santunan dan Kajian Rohani*

Tak hanya itu, barang bukti kendaraan yang sebelumnya diamankan di Polsek Indralaya diduga telah dikeluarkan dan diserahkan kepada pihak lain yang tidak memiliki legalitas jelas. Tindakan tersebut diduga dilakukan oleh oknum penyidik R.D tanpa prosedur yang semestinya.

Lebih lanjut, ditemukan adanya dokumen pengeluaran barang bukti menggunakan kop surat Polsek Indralaya yang disaksikan oleh anggota Polri berinisial R.F.A. Namun, dokumen tersebut tidak dilengkapi dengan stempel basah resmi, sehingga keabsahannya diragukan.
“Ini bukan sekadar kesalahan administratif, tetapi sudah mengarah pada dugaan pelanggaran serius baik secara hukum maupun kode etik,” tegas kuasa hukum.

Baca Juga :  Kejari Batang Tetapkan Kades Mojotengah jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 235

Adapun dugaan pelanggaran yang mencuat antara lain:
-Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat;
-Perpol Nomor 7 Tahun 2022 terkait kewajiban profesionalitas dan larangan penyalahgunaan wewenang;
-PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang disiplin anggota Polri.

Kasus ini dinilai berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian apabila tidak ditangani secara terbuka dan transparan.

Publik kini menanti langkah tegas dari Kapolda Sumatera Selatan untuk mengungkap dugaan kejanggalan ini secara menyeluruh.

“Jika benar barang bukti bisa keluar tanpa dasar hukum yang sah, maka ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum itu sendiri,” tutup kuasa hukum.

Red- Rafi

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Praperadilan Dikabulkan, PN Rantau Nyatakan Penangkapan Danny Al Choirul Amam Tidak Sah
Polres Mamuju Tengah Tingkatkan Patroli dan Sambang, Karhutla Masih dalam Penyelidikan
Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin
Dugaan TPPU di Balik Penanganan Perkara Polres Tapin, Kuasa Hukum Siapkan Surat ke KPK
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Minggu, 6 September 2026 - 13:50 WIB

Praperadilan Dikabulkan, PN Rantau Nyatakan Penangkapan Danny Al Choirul Amam Tidak Sah

Berita Terbaru