Boyolali – Dugaan aksi debt collector (DC) ilegal kembali terjadi di wilayah Boyolali. Seorang warga mengaku mengalami tindakan intimidasi saat melintas di kawasan Jalan Waduk Cengklik, sepulang dari rumah sakit di Solo bersama ibunya yang berusia 70 tahun.
Menurut keterangan korban, kendaraan yang dikemudikannya tiba-tiba dihadang sebuah mobil Avanza putih berisi empat orang tak dikenal. Para terduga pelaku kemudian memaksa korban menepi.
Situasi semakin memanas ketika beberapa orang dari mobil tersebut disebut masuk ke dalam kendaraan korban tanpa izin dan mencoba merebut kunci mobil.
Korban menyebut ibunya yang lanjut usia sempat histeris karena ketakutan melihat tindakan tersebut.
Selain itu, mobil terduga pelaku juga dilaporkan sempat menabrak bumper kendaraan korban hingga menyebabkan kemacetan di lokasi kejadian.
Korban mengaku telah menawarkan penyelesaian secara baik-baik dengan mendatangi kantor polisi terdekat atau melanjutkan pembicaraan di rumahnya. Namun, tawaran tersebut disebut tidak diindahkan oleh pihak yang menghadangnya.
Jika benar terjadi, tindakan tersebut bukan lagi sekadar penagihan, melainkan telah mengarah pada dugaan intimidasi dan perbuatan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan dan melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat, guna mencegah kejadian serupa terulang dan meresahkan warga lainnya.






