Jalan Rusak Silegok–Sodong Kembali Telan Korban, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM///BATANG –Suara Masyarakat.com-30/01/2026 Kerusakan jalan penghubung Dukuh Silegok, Desa Silegok menuju Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, kembali memakan korban. Seorang warga dilaporkan terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut, menambah daftar panjang kecelakaan akibat kondisi infrastruktur yang dibiarkan rusak.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Permukaan jalan bergelombang, berlubang, serta dipenuhi kerikil lepas yang membahayakan pengguna jalan. Saat hujan turun, ruas jalan berubah licin dan sulit dilalui, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan bermuatan.

Baca Juga :  Kapospolsubsektor Lokop Pantau Langsung Pemilihan Geuchik Definitif Gampong Umah Taring

Warga menilai kerusakan tersebut bukan persoalan baru. Jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan namun belum mendapat penanganan serius dari pemerintah maupun instansi terkait. Akibatnya, warga terpaksa mempertaruhkan keselamatan setiap kali melintas.

“Sudah berkali-kali warga jatuh. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan yang nyata,” keluh seorang warga setempat.

Padahal, jalan Silegok–Sodong merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain sebagai jalur utama aktivitas harian warga, jalan ini juga menjadi sarana penting untuk distribusi hasil pertanian, mobilitas pelajar, serta akses menuju fasilitas umum antar desa.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Launching SPPG Kemala Bhayangkari, Layani 4.000 Penerima Manfaat.

Warga mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan dan kelayakan infrastruktur pedesaan. Mereka berharap tidak perlu menunggu korban berikutnya sebelum perbaikan dilakukan. Perbaikan jalan dinilai mendesak demi keselamatan pengguna jalan dan keberlangsungan roda perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru