Legislator PKS Rela Berhujan-hujan Terjun ke Desa Silirejo yang Kebanjiran

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Pekalongan, 17 Januari 2026 — Jumat malam (16/01/2025), hujan deras mengguyur Pekalongan. Sejumlah kawasan terendam banjir. Salah satunya, Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Dikabarkan, 80 persen luas wilayah desa ini terendam banjir.

Di tengah guyuran hujan itu, salah seorang anggota legislatif Kabupaten Pekalongan rela berbasah-basah menemui warga. Sejak pukul 23.00 hingga 04.00 pagi, Dinda Aniva Nutkhi, anggota DPRD dari Fraksi PKS, mengunjungi Desa Silirejo. Di tengah hawa dingin ia menemui warga yang terdampak banjir. Setidaknya, untuk mengetahui keadaan masyarakat Desa Silirejo.

Tak cukup di situ, Dinda juga mengecek sumber permasalahan yang mengakibatkan banjir di desa tersebut. Didampingi Kepala Desa Silirejo, Cistoni, Dinda memeriksa kondisi saluran air. Tinjauan itu memberikan simpulan sementara, bahwa kondisi saluran air yang tersedia belum cukup optimal. Terlebih, untuk menanggulangi guyuran hujan dengan intensitas tinggi.

Padahal, sebagaimana diakui Kepala Desa Silirejo, Cistoni, penyudetan sungai Sengkarang sudah dilakukan tahun lalu (2025). Tak main-main, anggarannya pun cukup besar, hampir Rp 200 juta. Anggaran itu diambil dari Dana Aspirasi Pokok Pikiran (Pokir) Dinda. Akan tetapi, dampaknya belum cukup optimal.

Baca Juga :  Pastikan Wilayah Aman, Personel Polsek Peudawa Tingkatkan Patroli dan Dialog Dengan Warga

“Program sudet air ke Kali Sengkarang sudah dibangun tahun lalu, tetapi akses drainase dari desa masih belum maksimal. Kami masih terus mencari solusi agar ke depan Desa Silirejo tidak lagi terdampak banjir,” ujar Cistoni.

Menyaksikan hal itu, Dinda Aniva Nutkhi mengakui, bahwa penanggulangan masalah banjir tidak cukup dilakukan dengan satu program. Akan tetapi, membutuhkan program-program lain yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dana Pokir hampir Rp 200 juta, dinilainya belum cukup memadai untuk menanggulangi masalah tersebut.

Ia juga menandaskan, penanganan masalah banjir juga terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan di wilayah hulu dan hilir. Sehingga, tidak cukup hanya dengan menangani di salah satu kawasan.
Walau begitu, Dinda bertekad untuk mengupayakan agar permasalahan tersebut dapat tertangani. Terlebih, wilayah terdampak banjir ini merupakan Dapilnya.

Baca Juga :  Warga Sukajadi Soroti Dugaan Pelanggaran Klinik Kadir Medika 2 dan AA-Freeda Aesthetic

Untuk alasan itu, ia secara intens berkoordinasi dengan anggota DPR RI dari PKS, Rizal Bawazier. Tentu, tujuannya untuk menyampaikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat Desa Silirejo. Khususnya, dalam menangani masalah banjir.

Mengakhiri kunjungannya, Dinda berpesan kepada seluruh masyarakat terdampak, agar terus menjaga semangat gotong royong. Menurutnya, semangat gotong royong inilah yang akan dapat membuat masyarakat saling menguatkan satu sama lain.
“Banjir tidak hanya berdampak bagi masyarakat yang mengalami. Akan tetapi, juga berdampak bagi masyarakat yang tidak mengalaminya.

Maka, sangat dibutuhkan rasa empati dari semua pihak dan seluruh warga Pekalongan. Kita sama-sama merasakan dampaknya, kita sama-sama pelihara rasa kebersamaan. Jaga terus semangat gotong royong dan paseduluran dalam keadaan apapun. Insya Allah, kita semua bisa melewati masa-masa sulit ini dan membuahkan hasil yang baik,” pesan Dinda.(Wongkajen)

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru