SUARAMASYARAKAT.COM//KANDANGSERANG – Harapan warga Desa Trajumas, Kecamatan Kandangserang untuk memiliki akses jalan yang aman dan kokoh akhirnya terwujud. Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., secara resmi meresmikan Jembatan Presisi pada Januari 2026 sebagai solusi atas kendala mobilitas warga yang selama ini terhambat.
Peresmian ditandai dengan pemasangan prasasti oleh Kapolres, sebagai simbol tuntasnya pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Jembatan ini kini menjadi sarana vital yang menghubungkan antarwilayah desa, mengakhiri kekhawatiran warga yang sering kesulitan melintas, terutama saat cuaca buruk dan musim hujan.
Wujud Polri Presisi untuk Pedesaan
Pembangunan jembatan ini mengusung semangat program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Kapolres Pekalongan menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga merespons kebutuhan mendasar masyarakat melalui dukungan pembangunan infrastruktur.
“Pembangunan ini dilaksanakan dengan mengedepankan semangat pelayanan dan pengabdian. Kami berharap jembatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah pedesaan,” ungkap AKBP Rachmad dalam sambutannya.
Dorong Ekonomi dan Pendidikan
Masyarakat Desa Trajumas menyambut peresmian ini dengan penuh antusias. Sebelum adanya jembatan yang memadai, aktivitas ekonomi dan akses pendidikan bagi anak-anak sekolah kerap terkendala oleh kondisi jalan yang tidak stabil.
Beberapa manfaat utama yang dirasakan warga antara lain:
Kelancaran Distribusi Ekonomi: Memudahkan petani dan pedagang mengangkut hasil bumi ke luar desa.
Akses Pendidikan: Memberikan rasa aman bagi anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Keselamatan Pengguna Jalan: Mengurangi risiko kecelakaan akibat infrastruktur yang sebelumnya dinilai tidak layak.
Komitmen Pembangunan
Dengan diresmikannya Jembatan Presisi ini, Polres Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di pelosok Kabupaten Pekalongan. Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Trajumas secara berkelanjutan.
(Wongkajen)






