SUARAMASYARAKAT.COM//Batang, Reban — 22 Desember 2025.Dalam rangka peningkatan mutu layanan serta pemenuhan standar kesehatan, SPPG Wonosobo Reban Dapur Syakila melaksanakan uji laboratorium terhadap makanan, air, dan alat masak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses sertifikasi SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi).
Kunjungan tim Dinas Kesehatan bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas, proses pengolahan, hingga penyajian makanan di SPPG Wonosobo Reban Dapur Syakila telah memenuhi standar higiene dan sanitasi sesuai ketentuan yang berlaku. Kehadiran tim disambut baik oleh pengelola sebagai wujud komitmen dalam menjaga kualitas, keamanan, dan kesehatan layanan bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang melakukan pengambilan sejumlah sampel makanan dari berbagai tahapan proses pengolahan. Sampel tersebut selanjutnya akan diuji di laboratorium guna memastikan makanan yang disajikan aman, sehat, dan layak untuk dikonsumsi.
Selain itu, tim juga melakukan peninjauan terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki oleh SPPG Wonosobo Reban Dapur Syakila. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan sistem pengelolaan limbah berjalan dengan baik, ramah lingkungan, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat sekitar.
Kepala SPPG Wonosobo Reban, Sigit Sholehudin, S.Pd, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Saya selaku Kepala SPPG mengikuti seluruh saran dan arahan dari pihak Dinas Kesehatan untuk menjadikan dapur SPPG Wonosobo Reban semakin baik. Saat ini kami menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan air sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SPPG Wonosobo Reban menegaskan komitmennya dalam menerapkan standar higiene, sanitasi, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Diharapkan, hasil evaluasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batang dapat menjadi dasar peningkatan kualitas layanan sekaligus pemenuhan seluruh persyaratan kesehatan yang ditetapkan.






