Slogan “Dalane Alus Rejekine Mulus” Dipertanyakan, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan di Kabupaten Pekalongan

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMASYARAKAT.CO.//Pekalongan Slogan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, “Dalane Alus Rejekine Mulus”, kini menuai sorotan publik. Sejumlah warga mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten yang dinilai semakin memprihatinkan dan jauh dari harapan slogan tersebut.

Berdasarkan pantauan warga, kerusakan parah terjadi pada jalan penghubung antarkecamatan, khususnya di jalur Kecamatan Paninggaran menuju Kecamatan Kandangserang. Ruas jalan tersebut dipenuhi lubang dan permukaan yang tidak rata sehingga membahayakan para pengguna jalan, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Juga :  Desy Sahliana Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kota BANJAry Dalam Muscab KE VI

Kondisi semakin memburuk ketika musim penghujan tiba. Jalan yang licin ditambah lubang-lubang besar membuat kendaraan mudah tergelincir. Beberapa warga melaporkan adanya insiden yang dialami pelajar saat berangkat sekolah.

Baca Juga :  Razia di Patiwunga, Polisi Perketat Pemeriksaan Penyelundupan Barang Berbahaya

“Anak-anak sering terjatuh karena jalannya licin dan berlubang. Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaikinya,” ungkap salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Masyarakat berharap pemerintah kabupaten memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur dasar, mengingat akses jalan yang baik sangat mempengaruhi aktivitas ekonomi dan keselamatan warga.

(Lutfi)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru