Warga Soroti Dugaan Salah Sasaran Penerima BLT di Siwalan Pekalongan: “Yang Mampu Justru Dapat”

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN 18 desember 2025– Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT Kesra) di beberapa desa di Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, menuai keluhan dari masyarakat. Warga menyoroti adanya dugaan ketidaktepatan sasaran, di mana bantuan sosial yang seharusnya dialokasikan untuk keluarga miskin atau kurang mampu justru diterima oleh warga yang kondisi ekonominya dinilai sudah berkecukupan.

​Laporan ini mencuat dari keresahan warga setempat yang melihat perbedaan mencolok antara kriteria penerima BLT dengan kondisi ekonomi riil di lapangan.

​”Kami coba melihat situasi ini karena banyak yang mengeluhkan. Di tempat kami, kebanyakan yang dapat (BLT) itu justru yang di atas berkecukupan ekonominya,” ujar salah seorang warga Siwalan yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran Berdampak pada Operasional Transportasi, Dishub Morowali Utara Beri Penjelasan

​Proses Verifikasi Dipertanyakan
​Isu ketidaktepatan sasaran dalam program bantuan sosial, termasuk BLT yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD) maupun program bansos lainnya, seringkali menjadi masalah klasik. Program ini bertujuan untuk membantu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak mampu dan rentan, terutama yang tidak terdaftar dalam skema bantuan lain.

​Masyarakat mendesak agar tim verifikasi dan validasi data, yang melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, melakukan audit mendalam dan pemeriksaan ulang data penerima di Kecamatan Siwalan.

​”Kami berharap ada pengecekan ulang di lapangan. Jika memang data di pusat (data terpadu) tidak sesuai dengan kondisi nyata, maka harus ada Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk segera memperbaiki dan mengganti penerima yang lebih layak,” tambah warga tersebut.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan 2026, Polsek Toili Gelar Razia Knalpot Bogar dan Pekat

​Pemerintah Desa Diharap Bertindak Cepat
​Berdasarkan regulasi penyaluran BLT, penetapan KPM wajib melalui proses Musyawarah Desa (Musdes) yang transparan untuk memastikan warga yang menerima benar-benar memenuhi kriteria kemiskinan dan kerentanan yang ditetapkan

​Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan sebelumnya juga telah menginstruksikan percepatan verifikasi data. Oleh karena itu, laporan warga Siwalan ini menjadi perhatian serius bagi aparat di tingkat kecamatan dan desa untuk segera menindaklanjuti keluhan, demi menjamin bahwa hak-hak warga miskin dan rentan tidak terambil oleh pihak yang secara ekonomi sudah mampu.
(Santokajen)

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru