SUARAMASYARAKAT.COM///Morowali Utara, 22 April 2026 — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Morowali Utara, Drs. Ivan Rizal Marcoli, menyampaikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah saat ini berdampak langsung terhadap berbagai kegiatan operasional di lingkungan dinas.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui oleh awak media Pilar Nusantara di ruang kerjanya, baru-baru ini. Menurut Ivan, pembatasan anggaran tidak hanya terjadi di Dinas Perhubungan, tetapi juga dirasakan oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayah tersebut.
“Memang saat ini semua kegiatan mengalami pemangkasan akibat efisiensi anggaran. Ini berlaku di semua dinas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ivan menjelaskan bahwa layanan transportasi laut juga terdampak, termasuk penarikan kapal ferry oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Ia menyebutkan bahwa subsidi pemerintah untuk operasional ferry telah dihentikan, sehingga menjadi salah satu kendala dalam pelayanan transportasi di daerah.
“Ferry sudah ditarik oleh Dirjen Perhubungan Laut. Subsidi juga sudah tidak ada, dan ini menjadi tantangan, termasuk dalam hal bagi hasil,” jelasnya.
Meski demikian, Ivan memastikan bahwa aspek keamanan di pelabuhan laut tetap menjadi prioritas. Dinas Perhubungan, menurutnya, terus berupaya menjamin keamanan dan kelancaran aktivitas di wilayah pelabuhan Morowali Utara.
“Untuk keamanan pelabuhan laut, kami dari perhubungan tetap menjamin situasi aman,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Ivan berharap kebijakan efisiensi anggaran dapat segera berakhir, sehingga berbagai program dan kegiatan di sektor perhubungan dapat kembali berjalan optimal demi mendukung mobilitas masyarakat.
“Harapan kami, efisiensi anggaran ini segera berakhir agar kegiatan bisa kembali berjalan dengan maksimal,” pungkasnya.

