Efisiensi Anggaran Berdampak pada Operasional Transportasi, Dishub Morowali Utara Beri Penjelasan

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Morowali Utara, 22 April 2026 — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Morowali Utara, Drs. Ivan Rizal Marcoli, menyampaikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah saat ini berdampak langsung terhadap berbagai kegiatan operasional di lingkungan dinas.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui oleh awak media Pilar Nusantara di ruang kerjanya, baru-baru ini. Menurut Ivan, pembatasan anggaran tidak hanya terjadi di Dinas Perhubungan, tetapi juga dirasakan oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayah tersebut.

“Memang saat ini semua kegiatan mengalami pemangkasan akibat efisiensi anggaran. Ini berlaku di semua dinas,” ujarnya.

Baca Juga :  Transformasi Hukum Pidana, Polda Sulteng Mantapkan Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan bahwa layanan transportasi laut juga terdampak, termasuk penarikan kapal ferry oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Ia menyebutkan bahwa subsidi pemerintah untuk operasional ferry telah dihentikan, sehingga menjadi salah satu kendala dalam pelayanan transportasi di daerah.

“Ferry sudah ditarik oleh Dirjen Perhubungan Laut. Subsidi juga sudah tidak ada, dan ini menjadi tantangan, termasuk dalam hal bagi hasil,” jelasnya.

Meski demikian, Ivan memastikan bahwa aspek keamanan di pelabuhan laut tetap menjadi prioritas. Dinas Perhubungan, menurutnya, terus berupaya menjamin keamanan dan kelancaran aktivitas di wilayah pelabuhan Morowali Utara.

Baca Juga :  POLSEK RAMBUTAN PERKUAT SINERGI DENGAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN ANTISIPASI KARHUTLA

“Untuk keamanan pelabuhan laut, kami dari perhubungan tetap menjamin situasi aman,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Ivan berharap kebijakan efisiensi anggaran dapat segera berakhir, sehingga berbagai program dan kegiatan di sektor perhubungan dapat kembali berjalan optimal demi mendukung mobilitas masyarakat.

“Harapan kami, efisiensi anggaran ini segera berakhir agar kegiatan bisa kembali berjalan dengan maksimal,” pungkasnya.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru