Konsultasi Publik AMDAL PT. BTIIG Diduga Tidak Transparan, Alim Hendra Disorot

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Morowali – Rencana pelaksanaan konsultasi publik Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh PT. Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) di kawasan industri PT. Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) Topogaro, Morowali, menuai sorotan dari sejumlah pihak. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 24 April 2026.

Tokoh pemuda Morowali, Wazir Muhaimin, menilai proses penyampaian informasi terkait kegiatan itu tidak transparan. Ia menyoroti adanya dugaan inkonsistensi informasi yang disampaikan pihak manajemen perusahaan kepada masyarakat desa di lingkar kawasan industri.

Sorotan juga diarahkan kepada Alim Hendra selaku External Relations Manager PT. BTIIG, yang disebut sebagai pihak yang menyampaikan informasi berbeda terkait kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Cegah Penyelewengan, 21 Perangkat Desa di Kajen Ikuti Pembekalan Antikorupsi dari Satreskrim Polres Pekalongan

“Kami dengan tegas menyatakan bahwa Alim Hendra patut diduga sebagai oknum yang tidak jujur dan tidak transparan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat lingkar kawasan industri,” ujar Wazir, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, perbedaan informasi terlihat jelas antara surat undangan resmi dan penjelasan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp. Dalam surat undangan, kegiatan tersebut disebut sebagai konsultasi publik, sementara dalam komunikasi informal disebut hanya sebagai acara ramah tamah.

Wazir menilai perbedaan tersebut sebagai bentuk manipulasi informasi yang berpotensi meredam partisipasi masyarakat, terutama desa-desa di sekitar kawasan industri yang disebut tidak diundang.

Baca Juga :  Rilis Akhir Tahun Polres Pekalongan: Angka Lakalantas Turun Tajam, Kasus Narkoba Diwarnai Baku Tembak

Ia menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan hak masyarakat yang seharusnya dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan seluruh pihak terdampak.

“Jika sejak awal sudah ada ketidakterbukaan dan upaya mengaburkan informasi, maka kegiatan tersebut patut diduga cacat secara moral dan tidak layak disebut sebagai konsultasi publik,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Wazir juga meminta pihak perusahaan untuk menghentikan sementara proses konsultasi publik AMDAL tersebut dan menggelarnya kembali secara terbuka di wilayah Morowali, dengan melibatkan seluruh masyarakat lingkar industri tanpa pengecualian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. BTIIG maupun PT. IHIP belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru