WARGA PEKALONGAN MENGAKU DIPERAS DEBT COLLECTOR HINGGA 46 JUTA

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

PEKALONGAN.-suaramasyarakat.com // Seorang warga kota Pekalongan berinisial A, mengaku dirugikan dan diperas oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai debt collector. Senin (14/7) malam, A mendatangi kantor LBH Adhyaksa untuk meminta bantuan.

 

Diketahui, cerita bermula dari seorang berinisial B yang merupakan teman dari A meminjam uang sebesar 130 juta rupiah, dengan jaminan mobil Honda CRV. Ternyata, BPKB unit kendaraan tersebut masih dijadikan jaminan di sebuah kantor pembiayaan di kota Pekalongan.

 

Berjalannya waktu, A membutuhkan uang dan mencoba menghubungi B agar mengembalikan uang yang dipinjamnya. Namun, B menghilang tiada kabar dan tidak diketahui rimbanya.

 

Baca Juga :  Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Law Firm Kecam Keras Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Kendaraan di Boyolali

Akhirnya, A beriniatif mendatangi keluarga B untuk meminta pertanggungjawaban. Namun diluar dugaan, pihak keluarga B ternyata sudah mendapat amanat dari yang bersangkutan, agar si A menjual mobil tersebut, sebagai pengganti hutangnya.

 

Atas persetujuan tersebut, si A akhirnya menawarkan mobil dan berhasil mendapatkan seorang pembeli. Keduanya bersepakat, untuk bertransaksi di sebuah rumah makan di Adinuso Subah kabupaten Batang, pada tanggal 10 Juli 2025, pukul 11 siang.

 

“Ternyata disitu saya dijebak. Saya dikepung oleh 25 orang, dan mengintimidasi saya”, kata A kepada sejumlah awak media yang kebetulan berada di kantor LBH Adhyaksa.

 

Dilokasi tersebut, A mengaku diancam dan diminta untuk membayar 50 juta kepada mereka, atau mobil tersebut akan ditarik. Kemudian setelah dilakukan tawar menawar, terjadilah kesepakatan diangka 45 juta.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Morowali Utara Tangkap Pelaku, Amankan 25,23 Gram Sabu

 

“Saat itu, saya tidak boleh memegang handphone saya, kecuali untuk menghubungi keluarga untuk mentransfer uang tersebut. Akhirnya, kakak saya langsung mengirim uang, dan saya dibebaskan”, jelasnya.

 

Didik Pramono selaku LBH Adhyaksa yang mendapat surat kuasa, berencana akan melakukan upaya hukum terkait laporan ini.

 

“Giliran kami yang akan mendatangi leasing tersebut untuk meminta kejelasan. Kami akan mengerahkan massa, berkali-kali lipat dari jumlah pelaku yang sudah mengepung klien kami!!”, pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru