Respons Cepat Polisi Amankan TKP Tembok Ruko Roboh yang Timpa Warga Berteduh

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Polres Pekalongan – Polda Jateng – Suasana di kompleks Ruko Gaden Plaza, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan mencekam pada Jumat (16/1/2026) malam. Tembok bagian atas ruko tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa deretan toko di bawahnya saat wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras.

 

Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 wib ini mengakibatkan kerusakan parah pada enam unit ruko, termasuk ruko bakso, salon, dan tempat stiker. Tak hanya kerugian materiil, dua orang warga yang tengah berteduh di lokasi dilaporkan menjadi korban luka-luka akibat terkena reruntuhan material.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K. MSi melalui melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa personel Polsek Wonopringgo dan uga dari Polres Pekalongan langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari Kepala Desa setempat.

 

“Benar, telah terjadi musibah tembok roboh di Ruko Gaden Plaza Wonopringgo pada Jumat malam. Tembok bagian atas ambruk menimpa enam ruko. Berdasarkan pengecekan awal di lapangan, penyebab utama diduga karena usia bangunan yang sudah tua, yakni berdiri sejak tahun 2007, sehingga strukturnya sudah tidak kokoh lagi,” ujar Ipda Warsito.

Baca Juga :  Benarkah? Diduga Korban Begal di Bandung Dimintai Uang saat Lapor ke Polisi

 

Peristiwa ini bermula sekira pukul 19.15 wib saat saksi mata, Kudung Sulastri (42), pemilik salon, mendengar suara gemuruh dari atas bangunan. Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari hujan deras, namun saat dicek ke luar ruko belum terlihat adanya kerusakan.

 

“Sekitar pukul 19.30 wib, suara gemuruh terdengar lebih keras lagi. Saksi melihat dari dalam ruko bahwa tembok bagian atas sudah ambruk. Seketika saksi langsung lari keluar menyelamatkan diri,” tambah Ipda Warsito menceritakan kronologi kejadian.

 

Total ada enam ruko yang terdampak, yaitu Ruko Bakso dan Mie Ayam Mbak Anief, Salon Astri, Estetik Stiker, serta tiga unit ruko yang dalam kondisi kosong.

 

Baca Juga :  Sikat Habis Penyakit Masyarakat, Polres Pekalongan Sita 225 Botol Miras Jelang Malam Tahun Baru

Ipda Warsito menjelaskan bahwa terdapat dua korban luka ringan dalam kejadian ini. Keduanya saat itu diketahui tengah berteduh di salah satu ruko untuk menghindari hujan deras.

 

Korban pertama adalah Tahayu (60), warga Kedungwuni yang mengalami luka lecet di tangan kiri. Korban kedua adalah Arga Ardiansyah (13), seorang pelajar asal Wonopringgo yang mengalami luka lecet pada bagian punggung dan kaki kanan.

 

“Petugas di lapangan langsung memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban luka. Selain menimpa bangunan, reruntuhan juga mengenai dua unit sepeda motor, yakni Honda PCX dan Suzuki Smash, yang terparkir di lokasi,” jelasnya.

 

Dari hasil olah TKP yang dilakukan kepolisian, ditemukan fakta bahwa bangunan yang sudah berusia 18 tahun tersebut mengalami pelapukan. Besi-besi yang digunakan sebagai pondasi struktur bangunan sudah banyak yang berkarat, sehingga tidak mampu menahan beban saat diguyur hujan.

 

Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp. 80 juta. (Lutfi)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Kamis, 3 September 2026 - 15:24 WIB

Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat

Berita Terbaru