PALEMBANG | suaramasyarakat.com — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti arahan pimpinan Mabes Polri dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan Astama Ops Polri dan Kabaharkam Polri yang memberikan arahan langsung kepada Kapolda Sumsel beserta jajaran, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.30 WIB di Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel itu menjadi bagian dari koordinasi dan penguatan langkah operasional dalam menghadapi perkembangan situasi karhutla di wilayah hukum Polda Sumsel.
Pertemuan tersebut dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Wakapolda Sumsel, Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., para pejabat utama Polda Sumsel, serta seluruh Kapolres jajaran. Sementara dari Mabes Polri hadir Astama Ops Polri, Kabaharkam Polri, beserta tim pendamping.
Dalam arahannya, pimpinan Mabes Polri menekankan pentingnya penguatan langkah pencegahan, kesiapsiagaan personel, pengawasan wilayah rawan, serta efektivitas penanganan apabila ditemukan titik api.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh arahan pimpinan Mabes Polri akan menjadi pedoman bagi jajaran Polda Sumsel dalam meningkatkan pelaksanaan tugas di lapangan.
“Bapak Astama Ops Polri dan Bapak Kabaharkam Polri telah memberikan arahan dan penekanan terkait perkembangan situasi karhutla di wilayah Sumatera Selatan. Arahan pimpinan Mabes Polri ini menjadi perhatian serius kami dan akan segera ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh satuan kerja Polda Sumsel maupun Polres jajaran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” tegas Nandang.
Ia menambahkan, Kapolda Sumsel bersama seluruh pejabat utama dan Kapolres jajaran akan memastikan setiap arahan diterjemahkan menjadi langkah operasional yang terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Pengawasan terhadap wilayah rawan, kesiapan personel dan sarana prasarana, serta kecepatan respons terhadap potensi kebakaran menjadi prioritas dalam pelaksanaan tindak lanjut tersebut.
“Tidak boleh ada arahan pimpinan yang berhenti sebatas instruksi. Seluruh jajaran harus memastikan pelaksanaannya berjalan di lapangan, memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan deteksi dini, serta bergerak cepat apabila ditemukan potensi kebakaran. Kami ingin upaya pencegahan dan penanganan karhutla dilaksanakan secara maksimal dan berkesinambungan,” lanjutnya.
Melalui kunjungan dan arahan pimpinan Mabes Polri tersebut, Polda Sumsel menegaskan kesiapan seluruh jajaran untuk mengimplementasikan langkah-langkah penanganan karhutla secara konsisten.
Sinergi lintas sektor, kesiapsiagaan personel, deteksi dini, dan tindak lanjut nyata di lapangan menjadi komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi masyarakat, serta mempertahankan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.






