Penemuan Mayat Bayi Di Pemalang,Gemparkan Warga

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Kamis, 10 April 2025, warga Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, digemparkan oleh penemuan mayat bayi perempuan yang telah membusuk di sungai setempat. Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.50 WIB oleh seorang warga yang sedang mencari rumput. Warga tersebut mencium bau busuk yang menyengat dan menemukan jasad bayi tergeletak di atas batu besar di sungai. Setelah memastikan temuan tersebut, ia segera melaporkannya kepada warga lain dan aparat setempat.

 

Tim medis dari Puskesmas Pulosari yang memeriksa jasad bayi tersebut mengungkapkan bahwa bayi berjenis kelamin perempuan itu diperkirakan berusia lima hari, dengan berat badan 3 kg dan panjang tubuh 48 cm. Kondisi mayat bayi sangat mengenaskan, dengan tanda-tanda pembusukan seperti hematom di bagian kepala dan kedua mata, serta belatung di beberapa bagian tubuh. Plasenta yang masih menempel menunjukkan bahwa bayi kemungkinan baru saja dilahirkan dan belum mendapatkan penanganan medis apa pun. Diduga, bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya tidak lama setelah dilahirkan.

 

Kapolsek Pulosari, AKP Kusnin, menyatakan bahwa pihaknya mengecam keras tindakan tersebut dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi ini.

Baca Juga :  Lawindo Membuka Bagi Calon Advokat Yang Ingin Bergabung

 

Sebelumnya, pada Rabu, 9 Oktober 2024, warga Desa Batursari, Kecamatan Pulosari, Pemalang, juga dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan yang ditinggalkan dalam kardus di depan rumah seorang warga. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sehat dan segera dirawat di Puskesmas Pulosari.

 

Kasus-kasus ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan anak dan perlunya edukasi serta dukungan bagi orang tua untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

 

sumber :

https://pemalang.inews.id

Pada Kamis, 10 April 2025, warga Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, digemparkan oleh penemuan mayat bayi perempuan yang telah membusuk di sungai setempat. Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.50 WIB oleh seorang warga yang sedang mencari rumput. Warga tersebut mencium bau busuk yang menyengat dan menemukan jasad bayi tergeletak di atas batu besar di sungai. Setelah memastikan temuan tersebut, ia segera melaporkannya kepada warga lain dan aparat setempat.

Tim medis dari Puskesmas Pulosari yang memeriksa jasad bayi tersebut mengungkapkan bahwa bayi berjenis kelamin perempuan itu diperkirakan berusia lima hari, dengan berat badan 3 kg dan panjang tubuh 48 cm. Kondisi mayat bayi sangat mengenaskan, dengan tanda-tanda pembusukan seperti hematom di bagian kepala dan kedua mata, serta belatung di beberapa bagian tubuh. Plasenta yang masih menempel menunjukkan bahwa bayi kemungkinan baru saja dilahirkan dan belum mendapatkan penanganan medis apa pun. Diduga, bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya tidak lama setelah dilahirkan.

Baca Juga :  LANSIA DI PEKALONGAN TERANCAM KEHILANGAN RUMAH. SERTIFIKAT DIGADAI HINGGA DIJUAL OLEH MANTAN MENANTU 

Kapolsek Pulosari, AKP Kusnin, menyatakan bahwa pihaknya mengecam keras tindakan tersebut dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi ini.

Sebelumnya, pada Rabu, 9 Oktober 2024, warga Desa Batursari, Kecamatan Pulosari, Pemalang, juga dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan yang ditinggalkan dalam kardus di depan rumah seorang warga. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sehat dan segera dirawat di Puskesmas Pulosari.

Kasus-kasus ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan anak dan perlunya edukasi serta dukungan bagi orang tua untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

  • sumber :
    https://pemalang.inews.id

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru