Mosi Tidak Percaya Menggema di Samborejo, Warga Desak Transparansi Dana Desa 2022–2025

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Pekalongan – Ketidakpuasan warga terhadap kinerja Pemerintah Desa Samborejo memuncak. Ratusan warga yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat, didampingi LSM Pejuang 24, menggelar aksi damai bertajuk “Mosi Tidak Percaya Pejabat Desa Samborejo” di Balai Desa Samborejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Senin (5/1/2026).

 

Aksi ini menjadi bentuk protes terbuka atas minimnya transparansi pengelolaan anggaran desa, khususnya Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022 hingga 2025. Massa menilai pemerintah desa belum memberikan penjelasan yang utuh dan terbuka terkait penggunaan dana yang bersumber dari uang negara tersebut.

 

Dalam forum audiensi terbuka yang digelar di aula balai desa, massa aksi secara langsung menyampaikan tuntutan kepada Kepala Desa Samborejo beserta jajarannya. Audiensi tersebut turut dipantau oleh Camat Tirto, Siswanto, guna memastikan dialog berjalan kondusif dan aspirasi warga tersalurkan secara demokratis.

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Cek SPBU Antisipaai Potensi Kelangkaan BBM Bersubsidi.

 

Koordinator aksi dalam orasinya menegaskan bahwa tuntutan warga bukan tanpa dasar. Selain transparansi Dana Desa, terdapat enam poin krusial lain yang disoroti, meliputi program ketahanan pangan, kejelasan struktur aparatur desa, permasalahan infrastruktur seperti Pamsimas dan tiang jaringan, pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyaluran bantuan sosial PKH dan BLT, keberlanjutan program PNPM, hingga kejelasan kontribusi dana masuk ke desa.

 

“Warga berhak tahu ke mana uang desa digunakan. Ini bukan tuduhan, tapi tuntutan keterbukaan,” tegas salah satu perwakilan massa dalam penyampaian aspirasi.

 

Camat Tirto, Siswanto, mengapresiasi sikap warga yang menyampaikan tuntutan secara tertib dan konstitusional. Ia berjanji akan mengawal proses klarifikasi dan transparansi agar polemik ini tidak berkembang menjadi konflik sosial berkepanjangan.

Baca Juga :  Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat

 

Sementara itu, Kepala Desa Samborejo, Ulin Nuha, menyatakan menerima seluruh aspirasi yang tertuang dalam Mosi Warga. Ia berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal dan memperbaiki tata kelola pemerintahan desa ke depan.

 

Aksi damai yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut berjalan aman dan tertib dengan pengamanan dari pihak kepolisian. Aspirasi warga secara resmi disampaikan oleh Adi Iriyanto selaku perwakilan massa dan disaksikan langsung oleh Camat Tirto, menandai babak baru tuntutan akuntabilitas pemerintahan desa di Samborejo.

(Santokajen)

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru