Koperasi Bukan Pelengkap, Tapi Fondasi: Pandangan Herdiansyah Soal Visi Budi Arie

- Redaksi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batam,-suaramasyarakat.com.// Gagasan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat kembali mengemuka, kali ini lewat visi kebijakan Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi. Pemikiran ini mendapat dukungan penuh dari tokoh daerah, salah satunya Herdiansyah, ST, Sekretaris DPD Projo Kepulauan Riau, yang menilai bahwa koperasi bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi bagian dari perjuangan bangsa sejak masa kemerdekaan.

“Koperasi di Indonesia bukan pelengkap. Ia adalah fondasi, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 Pasal 33 dan semangat Pancasila,” ujar Herdiansyah dalam wawancara khusus. Ia menegaskan bahwa pemikiran Budi Arie hari ini sefrekuensi dengan semangat Bung Hatta—Bapak Koperasi Indonesia—yang menjadikan koperasi sebagai jalan menuju kemandirian dan keadilan sosial.

Menurutnya, kebijakan Budi Arie tak sekadar mengurusi aspek administratif, melainkan menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai alat perjuangan rakyat. “Kita butuh pemimpin yang tidak hanya paham angka, tapi juga paham akar persoalan rakyat. Dan Budi Arie hadir membawa pendekatan itu. Beliau melihat koperasi dari sisi ideologi dan sosial,” tambahnya.

Baca Juga :  Kantor Kesehatan Pelabuhan Morowali Pastikan Pengawasan Kesehatan dan Sanitasi Kapal Berjalan

Koperasi Merah Putih: Arah Baru Ekonomi Desa
Program Koperasi Merah Putih yang saat ini digalakkan Kementerian Koperasi dan UKM menjadi sorotan utama. Dengan skema yang mencakup tujuh sektor usaha—dari logistik hingga simpan pinjam—dan dukungan dari APBN dan APBD, program ini disebut sebagai langkah strategis untuk menguatkan ekonomi desa.

“Ini bukan sekadar proyek ekonomi, tapi proyek peradaban. Kalau desa kuat, Indonesia akan tahan terhadap guncangan global,” tutur Herdiansyah. Ia menyambut baik hadirnya Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 yang menjadi turunan dari UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Herdiansyah melihat momen ini sebagai titik balik untuk mengubah arah pembangunan ekonomi dari pola top-down menjadi bottom-up. “Dari pusat ke desa, dari rakyat ke kebijakan. Inilah demokrasi ekonomi yang sesungguhnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Berkendara dalam Kondisi Mabuk, Pemotor di Luwuk Timur Terluka, Polisi Turun TKP

Koperasi dan Demokrasi Ekonomi
Pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 koperasi baru dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Target besar ini dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi 7 persen, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan daya saing desa.

Namun, bagi Herdiansyah, koperasi lebih dari sekadar target statistik. “Koperasi adalah alat pendidikan demokrasi. Ia melatih masyarakat untuk mengambil keputusan bersama, menjunjung gotong royong, dan menjauh dari individualisme,” ujarnya.

Mengutip Bung Hatta, Herdiansyah menutup pernyataannya dengan pesan penuh harapan:
“Kita membangun koperasi supaya koperasi membangun kemakmuran rakyat. Di tangan orang seperti Budi Arie, saya percaya cita-cita Bung Hatta itu tidak akan menjadi fosil sejarah, tapi hidup dalam kebijakan yang nyata.”(Dewi)

Berita Terkait

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Wali Kota Langsa Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Teguhkan Semangat Patriotisme dan Persatuan
Penyaluran BBM APMS Lakukan Tolitoli Dibatasi, Kebutuhan Masyarakat Disebut Tinggi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas

Berita Terbaru