Penyaluran BBM APMS Lakukan Tolitoli Dibatasi, Kebutuhan Masyarakat Disebut Tinggi

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, Sulteng – suaramasyarakat.com // Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di APMS Lakukan, Tolitoli, mengalami pembatasan dan dilakukan berdasarkan jadwal dari Pertamina. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat setempat.

Kepala APMS Lakukan Tolitoli, Karya, saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, Rabu (28/10/2026), mengatakan bahwa jadwal pengiriman BBM dari Pertamina biasanya berlangsung setiap lima hari sekali, dengan total sekitar tiga kali pengiriman dalam sebulan.

Baca Juga :  Pastikan Misa Kenaikan Yesus Kristus Aman Kondusif, Polres Banggai Jaga Ketat Sejumlah Gereja

“Biasanya pengantaran mereka itu lima hari satu kali datang dan dalam satu bulan tiga kali saja,” ujarnya kepada media ini.

Karya menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dengan sebelumnya, ketika pasokan BBM masih terbilang lancar. Menurutnya, APMS yang dikelolanya dahulu bisa menerima pasokan hingga dua kali dalam sepekan.

“Ini tidak mengerti juga sampai adanya pembatasan ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, kebutuhan BBM masyarakat di wilayah tersebut cukup tinggi. Sementara itu, jumlah pasokan yang diterima APMS dinilai belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Status BRI Kolonodale Lama Diwacanakan Naik Jadi KCP, Keputusan Disebut Berada di Tingkat Pimpinan

Karya berharap pembatasan dan penjadwalan penyaluran BBM tersebut dapat ditinjau kembali agar pasokan ke APMS Lakukan Tolitoli lebih memadai dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat keterangan dari pihak Pertamina mengenai alasan pembatasan serta jadwal penyaluran BBM ke APMS Lakukan Tolitoli tersebut.*

Yuda

Berita Terkait

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Wali Kota Langsa Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Teguhkan Semangat Patriotisme dan Persatuan
Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Kampung Bugis Buol, Admin Sebut Pasokan BBM Normal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas

Berita Terbaru