Kantor Kesehatan Pelabuhan Morowali Pastikan Pengawasan Kesehatan dan Sanitasi Kapal Berjalan

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali, Sulteng — suaramasyarakat.com // Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Morowali memastikan pelayanan kesehatan terhadap kapal-kapal yang masuk dan beraktivitas di wilayah pelabuhan, mulai dari Bungku hingga Bahodopi, merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi mereka.

Hal tersebut disampaikan Kepala KKP Morowali saat ditemui media ini dalam kunjungan pada Kamis, 17 September 2026.

Ia menjelaskan, pelayanan yang dilakukan tidak hanya mencakup pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pengawasan terhadap aspek sanitasi di lingkungan pelabuhan maupun kapal.

“Dari Pelabuhan Bungku sampai dengan Bahodopi, mulai dari aspek kesehatan hingga sanitasinya, itu merupakan tugas pokok kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengawas SPBU Sirenja: Penyaluran BBM Berjalan Baik, Kebutuhan Solar Petani Tinggi

Terkait potensi penyakit menular, seperti cacar monyet, demam kuning, dan penyakit lainnya, pihak KKP Morowali menyebutkan bahwa hingga tahun ini belum ditemukan kasus menonjol di wilayah pengawasannya.
“Untuk tahun ini belum ada kasus yang menonjol,” katanya.

Selain pengawasan kesehatan pelabuhan, KKP Morowali juga menyampaikan bahwa layanan vaksinasi meningitis dan polio telah mulai berjalan.

Saat ini, terdapat tiga klinik vaksinasi yang telah beroperasi untuk mendukung kebutuhan masyarakat maupun pengguna jasa pelabuhan.

Namun, satu lokasi layanan vaksinasi di wilayah Bahodopi masih dalam tahap proses dan menunggu penerbitan izin operasional.

Baca Juga :  H.Pipin Waterboom Trisi Ramai Pengunjung di Awal Tahun Baru 2025"

“Untuk satu tempat layanan klinik vaksinasi di Bahodopi masih dalam proses, tinggal menunggu izinnya,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan layanan vaksinasi di sejumlah wilayah dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan, mengingat cakupan wilayah Morowali yang cukup luas.

“Kami berharap dengan adanya vaksinasi, karena luas daerah, masyarakat bisa langsung menghubungi klinik-klinik vaksinasi kami di daerah-daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, dari sisi tenaga medis, pihak KKP Morowali menyatakan bahwa kebutuhan dokter untuk mendukung pelayanan kesehatan pelabuhan saat ini telah terpenuhi.*

Yuda

Berita Terkait

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Berita Terbaru