Pengawas SPBU Sirenja: Penyaluran BBM Berjalan Baik, Kebutuhan Solar Petani Tinggi

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donggala, Sulteng – suaramasyarakat.com // Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, berjalan dengan baik.

Namun, tingginya kebutuhan masyarakat, khususnya petani, menjadi tantangan dalam memenuhi permintaan BBM.

Pengawas SPBU Sirenja, Anwar, saat dikonfirmasi media ini pada Rabu (21/10/2026), mengatakan bahwa kebutuhan BBM di wilayah tersebut cukup tinggi, terutama untuk jenis solar yang banyak dibutuhkan oleh para petani.

“Untuk jatah solar saja, kami menerima 8 ton. Sementara itu, permintaan BBM dari petani cukup banyak,” ujarnya kepada media ini.

Ia menjelaskan, kuota yang diterima masih belum sepenuhnya mencukupi apabila dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat. Meski demikian, pihak SPBU berupaya memaksimalkan penyaluran agar BBM dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Harga Elpiji 3 Kg Melambung di Pasangkayu, Pengawasan Dipertanyakan

“Memang sangat tidak cukup kalau dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi tetap kami maksimalkan,” katanya.

Anwar menambahkan, pengiriman BBM dari Pertamina masih berlangsung. Ia memastikan stok BBM di SPBU Sirenja selama ini tetap tersedia dan tidak mengalami kekurangan.

“Ini saja masih dalam proses pengantaran BBM dari Pertamina, dan stok BBM di Sirenja tidak pernah kekurangan,” ucapnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pelayanan pembelian BBM menggunakan jeriken tetap dilayani dengan mengacu pada rekomendasi dari pemerintah.

Baca Juga :  Polres dan Polsek Jajaran Gelar Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektar, Dukung Swasembada Pangan Tahun 2025

“Tidak ada perubahan dari rekomendasi. Hanya saja, kalau harus mencukupi kebutuhan beberapa desa, tentu tidak akan cukup,” ungkapnya.

Terkait pembelian BBM untuk kendaraan, pihak SPBU juga menerapkan pembatasan pengisian. Untuk kendaraan roda enam, batas pengisian disebut mencapai Rp600.000, sedangkan kendaraan roda empat sekitar Rp300.000.

Menurutnya, pembatasan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memaksimalkan penyaluran BBM di tengah tingginya permintaan masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, SPBU Sirenja terus berupaya menjaga kelancaran pelayanan dan penyaluran BBM, terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta aktivitas pertanian di wilayah setempat.*

Yuda

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru