Festival Mangga di Alun-Alun Puspawangi Indramayu,

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2024 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU , SUARA MASYARAKAT.Com — Kabupaten Indramayu dikenal dengan julukan Kota Mangga. Festival Mangga pun kembali digelar di tahun ini.

Bedanya, Festival Mangga kali ini dikolaborasikan dengan kegiatan Riksa Budaya Jawa Barat di Alun-alun Puspawangi Indramayu, Senin (2/12/2024).

Pantauan Suara Msyarakat.com, mangga dari beragam varietas itu disusun menjadi sebuah piramida.

Ada jenis mangga gedong gincu, mangga garifta merah, mangga agrimania, mangga gajah, mangga harum manis, mangga cengkir, dan mangga masih banyak lain nya.

Plh Asda I Setda Provinsi Jabar, Dodo Suhendar optimistis mangga Indramayu bakal lebih dikenal lagi dengan adanya festival tersebut.

Baca Juga :  Kantor Kesehatan Pelabuhan Morowali Pastikan Pengawasan Kesehatan dan Sanitasi Kapal Berjalan

“Mangga ini menjadi ikon dari Indramayu dan tentu ini ada nilai ekonomi yang tinggi,” ujar dia .

Dodo menilai nyaris seluruh varietas mangga ada di Kabupaten Indramayu.

Piramida mangga saat Festival Mangga di Alun-alun Puspawangi Indramayu, Senin (2/12/2024).

Salah satunya yang jadi primadona adalah agrimania, variertas mangga satu ini punya ukuran yang besar dengan warna yang menggoda.

Sekda Indramayu, Aep Surahman menambahkan, tidak salah jika Indramayu punya julukan kota mangga, untuk varietas mangga yang asli dari Indramayu bahkan total jumlahnya ada 24 jenis.

“Jadi selain agrimania, gedong gincu, cengkir ada juga jenis-jenisnya yang lain, total ada 24 jenis,” ujar dia.

Baca Juga :  Aset Lahan Sitaan PT Desa Jaya Resmi Diterima Bupati Armia Fahmi dari Kejari

Aep menilai, komoditas mangga adalah ciri khas dari Indramayu. Keunggulan ini, menurutnya harus terus dilestarikan.

Apalagi menurut para pembeli, kata dia, mangga dari Indramayu punya rasa yang berbeda dan kualitasnya di atas rata-rata.

“Tadi Pak Asda juga merasakan ada mangga yang cara makannya dikupas seperti pisang, itu jenisnya garifta merah, enggak perlu pakai pisau,” ujar dia.

Dalam festival tersebut, sejumlah tamu undangan turut memanen gunungan mangga dan memakan mangga bersama-sama.

festival mangga
Alun-alun Puspawangi
Indramayu. (Nofel Kholid /Ats )

Penulis : Nofel Kholid /Ats

Editor : Rvl

Berita Terkait

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Wali Kota Langsa Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Teguhkan Semangat Patriotisme dan Persatuan
Penyaluran BBM APMS Lakukan Tolitoli Dibatasi, Kebutuhan Masyarakat Disebut Tinggi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas

Berita Terbaru