SUARAMASYARAKAT.COM///TEGAL – Suara Masyarakat.com-30/01/2026 Seorang pengusaha transportasi pariwisata asal Pemalang melaporkan dugaan tindakan sepihak oleh perusahaan pembiayaan WOM Finance ke Polres Tegal. Laporan tersebut terkait pengamanan satu unit bus pariwisata yang diduga dilakukan tanpa putusan pengadilan.
Peristiwa bermula pada Rabu, 24 Desember 2025, saat pemilik unit berinisial Yuda menerima panggilan telepon dari pihak WOM Pemalang. Dalam panggilan tersebut, Yuda diminta datang ke kantor WOM Tegal untuk melakukan restrukturisasi pembiayaan dengan membawa unit bus pariwisata yang bersangkutan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Yuda kemudian mengonfirmasi kepada adik kandungnya yang saat itu tengah membawa unit bus bersama kru usai mengantar penumpang wisata. Bus tersebut kemudian diarahkan ke kantor WOM Tegal.
Setibanya di lokasi, adik kandung Yuda mengaku disodori sebuah surat yang disebut hanya sebagai formalitas. Ia juga diminta menyalakan mesin bus dengan alasan pemeriksaan nomor rangka mesin dan kendaraan. Awalnya, ia menolak menandatangani dokumen tersebut dan meminta menunggu kehadiran Yuda selaku pemilik unit.
Namun, menurut keterangan korban, pihak WOM tetap memaksa agar surat tersebut ditandatangani dengan dalih hanya bersifat administratif.
Setelah Yuda tiba di kantor WOM Tegal, unit bus pariwisata tersebut diketahui sudah tidak berada di lokasi. Saat dilakukan pengecekan melalui sistem GPS, bus tersebut terdeteksi berada di Yonif 407 Tegal dan disebut telah diamankan. Hingga kini, unit tersebut belum dapat diambil kembali oleh pemiliknya.
Merasa dirugikan, Yuda secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tegal pada 21 Januari 2026 dengan nomor laporan STTP/34/I/2026/Reskrim. Selain itu, pengaduan juga dilayangkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal pada 22 Januari 2026.
Kasus ini menambah daftar dugaan praktik penarikan atau pengamanan kendaraan oleh pihak pembiayaan yang dilakukan tanpa putusan pengadilan, yang kini menjadi sorotan publik dan diharapkan mendapat penanganan hukum secara transparan.Wr






