Darurat Hutan Petungkriyono: 70 Hektare Hutan Lindung di Simego Diduga Dibabat Jadi Lahan Pertanian

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Pekalongan, 10 Desember 2025 — Kawasan Hutan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, menghadapi ancaman serius terhadap kelestariannya menyusul dugaan masifnya alih fungsi lahan hutan menjadi area pertanian oleh warga. Ironisnya, sebagian besar kawasan ini berstatus hutan lindung dan memiliki fungsi perlindungan yang sangat vital, sehingga dilarang keras untuk digarap atau dialihfungsikan, terutama menjadi lahan pertanian sayuran.

 

Data terbaru menunjukkan potensi alih fungsi lahan yang paling mengkhawatirkan terjadi di Desa Simego, khususnya di Petak 43B. Di lokasi ini, diperkirakan seluas 70 hektare (Ha) hutan alam sekunder telah dibabat habis untuk dibuka menjadi lahan pertanian. Skala perambahan seluas 70 Ha ini menunjukkan ancaman signifikan terhadap ekosistem Hutan Petungkriyono, yang dikenal sebagai salah satu paru-paru Jawa Tengah dengan keanekaragaman hayati yang tinggi.

Baca Juga :  Polsek Parigi Tahan Terduga Pelaku Pencurian Sapi di Parigi Barat

 

Respon Cepat Kepolisian: Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

 

Menanggapi aduan dan potensi meluasnya perambahan hutan ini, jajaran Polres Pekalongan mengambil langkah cepat dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral.

 

Rakor tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 9 Desember 2025, di Aula Mapolres Pekalongan. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi dan mencegah agar alih fungsi lahan Perhutani oleh masyarakat di Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono, tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak lingkungan yang lebih parah.

 

Data Terkait Dugaan Alih Fungsi Lahan:

Lokasi Ancaman: Desa Simego, Petak 43B, Kecamatan Petungkriyono

Luas Dugaan Perambahan: \pm 70 Hektare

Peruntukan Baru: Lahan pertanian sayuran

Status Kawasan: Hutan Lindung/Fungsi Perlindungan

 

Para Pihak Terlibat

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait yang memiliki otoritas dan kepentingan langsung dalam menjaga kelestarian hutan, meliputi:

Baca Juga :  Rakerda I PAN Ogan Ilir dan Pelantikan DPC-Relawan Jadi Langkah Awal Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

Unsur Perhutani KPH Pekalongan Timur dan KPH Banyumas Timur

CDK Wilayah 4

Muspika Petungkriyono (Musyawarah Pimpinan Kecamatan)

Dinas Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Pekalongan

Perangkat Desa Simego

Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH)

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir

 

Kehadiran Ketua DPRD dan pihak-pihak terkait menunjukkan keseriusan masalah ini di tingkat legislatif dan eksekutif daerah. Diharapkan rakor ini menghasilkan langkah-langkah konkret dan terpadu, termasuk penegakan hukum dan solusi pemberdayaan masyarakat, untuk menghentikan perambahan dan memulihkan kembali fungsi hutan yang terancam.

 

Ancaman terhadap Petungkriyono, yang merupakan habitat penting bagi satwa langka dan sumber mata air utama, menuntut perhatian segera dari semua pihak agar kerusakan ekologis yang terjadi tidak bersifat permanen.

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru